Badan Pusat Statistik Luncurkan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kulon Progo

  • 22 Jun 2026 09:49 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, KULON PROGO – Badan Pusat Statistik (BPS) mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Alun-Alun Wates, Minggu 21 Juni 2026. Kegiatan yang diawali dengan agenda senam bersama tersebut menjadi momentum untuk mengedukasi serta mengajak mendukung pelaksanaannya. Mengingat pendataan ekonomi sepuluh tahunan ini penting bagi masa depan daerah dan nasional.

Sensus Ekonomi 2026 menjadi sebuah instrumen strategis berskala nasional yang mutlak diperlukan pemerintah. Melalui pendataan menyeluruh ini, negara bisa memperoleh potret riil, utuh, dan komprehensif mengenai peta kekuatan serta potensi ekonomi masyarakat, mulai dari sektor usaha mikro, kecil, menengah (UMKM), hingga korporasi berskala besar.

Kepala BPS Kabupaten Kulon Progo, Achmad Johan Affandi, menegaskan bahwa urgensi Sensus Ekonomi 2026 terletak pada validitas luaran datanya yang akan mendasari setiap keputusan besar pemerintah.

“Data yang terkumpul akan menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran. Jadi partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan sensus ini,” ujarnya.

Guna menyukseskan agenda penting ini, BPS telwh mempersiapkan infrastruktur pendataan. Proses pendataan di Kulon Progo akan berlangsung sejak Mei hingga Agustus 2026 dengan melibatkan 562 petugas pendata dan 75 petugas pendukung yang mengawal validitas dan kelancaran administrasi.

Demi kenyamanan publik, seluruh petugas yang diterjunkan telah dibekali dengan atribut resmi berupa surat tugas, rompi khusus, dan tanda pengenal resmi dari BPS.

Plt. Kepala BPS Daerah Istimewa Yogyakarta, Endang Tri Wahyuningsih, mengatakan, kesuksesan pemetaan ekonomi ini membutuhkan kolaborasi aktif dari pemerintah daerah, dunia usaha, hingga warga masyarakat.

Oleh karenanya, masyarakat diimbau untuk menyukseskan gerakan ini dengan menerapkan prinsip TIR (Terima Petugas, Isi Data dengan Benar, dan Rahasia Terjaga).

“Mari kita jadikan Sensus Ekonomi 2026 sebagai gerakan untuk menghadirkan kebijakan yang lebih baik bagi masyarakat. Sensus ekonomi adalah milik kita bersama, sehingga keberhasilannya juga menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....