KT Mekar Jaya Keparakan Kembangkan Tanaman Empon-Empon Jadi Produk Ekspor

  • 21 Jun 2026 13:58 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Kampung Keparakan Lor, Kelurahan Keparakan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, terus mengembangkan potensi kampung wisata berbasis lingkungan. Salah satunya diwujudkan dengan pemanfaatan lahan pertanian perkotaan dan budidaya tanaman jamu atau empon-empon.

Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi antara Kelompok Tani Mekar Jaya serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Keparakan. Selain menghasilkan sayuran untuk kebutuhan warga, kawasan ini juga mulai diarahkan menjadi kampung dengan budidaya tanaman empon-empon atau tanaman jamu.

Ketua Pokdarwis Keparakan Kuslan Tri Harwanto mengatakan selama ini warga telah menanam berbagai jenis sayuran. Mulai dari cabai, terong, tomat, dan berbagai sayuran lainnya Kuslan menambahkan, ke depan pengembangan tanaman empon-empon akan menjadi salah satu fokus utama. Hal ini mengingat tanaman empon-empon memiliki nilai ekonomi sekaligus mendukung pengembangan wisata kampung.

Menurutnya, berbagai tanaman empon-empon nantinya akan diolah dan dikemas menjadi produk yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya pemberdayaan warga melalui kegiatan berbasis lingkungan.

"Ibu-ibu mulai kita suruh menanam empon-empon yang nanti akan kita ekspor. Kebetulan nanti akan dibantu oleh anggota dewan Kota Yogyakarta,” kata Ruslan.

Sementara, Ketua Kelompok Tani Mekar Jaya Eko Supriyono, menjelaskan kelompok tani yang berdiri sejak 2020 tersebut terus berupaya menjaga keberlangsungan kegiatan bercocok tanam di tengah keterbatasan lahan dan sumber daya manusia. Saat ini kelompok tani mengelola berbagai komoditas seperti cabai, terong, tomat, kangkung, dan sawi. Hasil panen sebagian besar dimanfaatkan oleh anggota kelompok dan warga sekitar.

Menurut Eko, keberadaan pertanian perkotaan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjadi sarana edukasi sekaligus ruang interaksi sosial bagi masyarakat.

"Ini menjadi bagian dari semangat ketahanan pangan di Kampung Keparakan Lor,” ucap Eko.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....