DMI Danurejan Dorong Masjid Sebagai Pusat Pendidikan dan Pembinaan Umat

  • 18 Jun 2026 14:39 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kemantren Danurejan mendorong pemanfaatan masjid sebagai pusat pendidikan dan pembinaan umat. Hal ini turut menjadi pembahasan pada gelaran pengajian rutin di Masjid Quwwatul Islam Jalan Mataram No.1 Yogyakarta, Selasa, 16 Juni 2026. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi yang dihadiri unsur pemerintah, tokoh agama, pengurus masjid dan musala, serta jamaah dari berbagai wilayah di Kemantren Danurejan.

Pengajian turut menghadirkan Forum Komunikasi Pimpinan Kemantren (Forkompintren) Danurejan, diantaranya Mantri Pamong Praja Danurejan, Kepala KUA, Kapolsek, Danramil, para lurah, Bhabinkamtibmas, Babinsa, penyuluh agama KUA, pengurus masjid dan musala, serta jamaah umum.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Muhammad Dimas Febri sebagai narasumber menekankan pentingnya pengelolaan masjid yang profesional, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan umat. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, pembinaan, pemberdayaan ekonomi, dan pelayanan sosial bagi masyarakat.

Dia menjelaskan salah satu faktor penting dalam mewujudkan kemakmuran masjid adalah pengelolaan dana infak yang baik dan tepat sasaran. Dana yang dihimpun dari jamaah diharapkan dapat dimanfaatkan untuk program-program yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat.

“Dana infak yang dihimpun dari jamaah hendaknya dikelola dengan baik dan diarahkan pada kegiatan-kegiatan yang memberikan dampak positif bagi umat, sehingga keberadaan masjid semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Dimas menambahkan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel akan meningkatkan kepercayaan jamaah serta memperkuat posisi masjid sebagai pusat pelayanan umat yang modern dan responsif terhadap perkembangan zaman. Dia berharap, dapat terjalin sinergi yang semakin kuat antara pengurus masjid, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan masjid yang makmur, dan mandiri.

“Serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kehidupan umat dan lingkungan sekitarnya,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....