Menjelang HANI 2026, Ratusan Pelajar Sleman Deklarasikan Komitmen Anti Narkoba
- 18 Jun 2026 12:28 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Sebanyak 96 pelajar dari berbagai sekolah di Sleman mengikuti seminar dan deklarasi anti narkoba yang digelar di Aula Unit I Pemda Sleman, Rabu, 17 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 sekaligus upaya memperkuat peran generasi muda dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Seminar dan deklarasi anti narkoba ini merupakan wujud kolaborasi antara Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sleman. Selain mendapatkan edukasi mengenai bahaya narkotika, para pelajar juga diajak berkomitmen menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Kepala BNNK Sleman Kombes Pol Teguh Tri Prasetya mengatakan gelaran ini menjadi salah satu langkah untuk membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dilindungi dari ancaman narkoba. Untuk itu, BNNK Sleman terus mendorong pelibatan pelajar melalui berbagai program pencegahan, termasuk Program Ananda Bersinar atau Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba.
"Melalui deklarasi ini kami berharap para pelajar tidak hanya menjadi peserta kegiatan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan semangat hidup sehat dan menjauhi narkoba di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat," kata Teguh.
Teguh menambahkan penyematan Pin Sobat Bersinar kepada perwakilan pelajar juga turut dilakukan sebagai simbol peran strategis generasi muda dalam membangun ketahanan diri dan lingkungan dari bahaya narkoba.
"Dengan semangat kebersamaan, kami berharap lahir generasi Sleman yang tangguh, produktif, dan berdaya saing tanpa narkoba," ujarnya.
Sementara, Kepala Bakesbangpol Sleman Muhamad Aji Wibowo menilai upaya pencegahan narkoba tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum maupun instansi terkait. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat termasuk pelajar, memiliki tanggung jawab untuk membangun lingkungan yang sehat dan bebas narkoba. Aji menyebut penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman serius lantaran dapat merusak kualitas sumber daya manusia dan melemahkan karakter bangsa. Untuk itu, pihaknya terus mendorong penguatan wawasan kebangsaan, pendidikan karakter, serta partisipasi aktif generasi muda dalam berbagai kegiatan positif.
"Pelajar sebagai generasi penerus bangsa memiliki peran penting dalam membangun ketahanan pribadi dan sosial agar tidak mudah terpengaruh penyalahgunaan narkoba maupun perilaku negatif lainnya," katanya.
Menurut Aji, deklarasi yang dilakukan para pelajar bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen nyata untuk menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari bahaya narkoba.
"Generasi muda harus menjadi pelopor dalam membangun budaya hidup sehat, berintegritas, dan berkarakter sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan bangsa," ucapnya.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengikuti seminar Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), kemudian melakukan deklarasi anti narkoba yang dipimpin oleh perwakilan pelajar dari SMAN 1 Depok dan SMAN 2 Sleman. Acara ditutup dengan penyematan Pin Sobat Bersinar oleh Kepala BNNK Sleman dan Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sleman.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BNNK, sekolah, dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar semakin kuat sekaligus memperkuat ketahanan generasi muda menghadapi berbagai ancaman sosial di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....