Warga Sleman Lestarikan Budaya lewat Gelaran Lampah Dalu Lereng Merapi
- 17 Jun 2026 13:43 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menghadiri prosesi penanaman beringin putih dan pengambilan air Sendang Bagong sebagai rangkaian kegiatan Lampah Dalu Lereng Merapi 2026 yang diselenggarakan Kalurahan Hargobinangun di Omah Petroek, Senin, 15 Juni 2026. Dalam kegiatan ini, Danang turut didampingi Lurah Hargobinangun, Amin Sarjito, dan Romo Sindhunata melakukan penanaman pohon beringin putih serta pengambilan air dari Sendang Bagong yang selanjutnya akan dikirab dalam prosesi Lampah Dalu Lereng Merapi.
Danang mengaku mengapresiasi atas gelaran kegiatan budaya ini. Lampah dalu lereng Merapi menjadi bagian dari upaya pelestarian tradisi dan kearifan lokal masyarakat lereng Merapi. Sekaligus bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam atau malam 1 Suro.
“Kawasan lereng Merapi bukan hanya ruang geografis, tetapi juga ruang budaya dan spiritual yang sarat makna. Di sinilah nilai-nilai kearifan lokal tumbuh dan diwariskan dari generasi ke generasi,” kata Danang
Danang menambahkan Pemkab Sleman terus berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan melalui berbagai program. Diantaranya adalah upaya penghijauan lahan kritis, bantuan bibit tanaman kepada kelompok masyarakat, pelaksanaan uji emisi kendaraan bermotor, penyediaan sarana dan prasarana pengelolaan sampah, serta edukasi pengelolaan sampah kepada masyarakat.
“Kami meyakini kekuatan budaya adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang berkarakter, berdaya saing, dan berkelanjutan. Mari lestarikan kekayaan budaya dengan penuh cinta dan kita wariskan lingkungan yang layak untuk generasi mendatang,” ujar Danang.
Sementara, Romo Sindhunata menyebut Lampah Dalu merupakan bagian dari Festival Budaya Lereng Merapi yang diselenggarakan bertepatan dengan malam 1 Suro. Kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur masyarakat Hargobinangun kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia sumber daya alam yang diberikan melalui kawasan lereng Gunung Merapi.
Menurutnya, masyarakat selama ini memperoleh manfaat besar dari kekayaan alam Merapi untuk mendukung kehidupan sehari-hari. Untuk itu, melalui penyelenggaraan Lampah Dalu masyarakat diajak untuk terus menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dengan upaya pelestarian lingkungan dan budaya.
“Gunung Merapi selama ini kita manfaatkan sumber-sumber alam nya untuk penghidupan sehari-hari, oleh karenanya melalui acara ini menjadi wujud terima kasih sekaligus melestarikan budaya beserta alam lingkungan di kawasan lereng Merapi,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....