Hubungan Arus Pendek, Warung Kelontong di Lendah Kulon Progo Hangus Terpanggang

  • 16 Jun 2026 18:35 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Kulon Progo – Warung kelontong di Padukuhan Bulu, Kalurahan Wahyuharjo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, ludes terbakar pada Selasa pagi, 16 Juni 2026. Kebakaran ini diduga at akibat korsleting arus listrik yang kemudian menyambar bahan mudah terbakar di dalam warung.

Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, membenarkan adanya peristiwa tersebut. "Benar, telah terjadi kebakaran yang menyebabkan sebuah warung kelontong milik saudari JR (53), warga Bumirejo, Lendah Ludes terbakar. Petugas kami sudah ke lokasi untuk mengamankan TKP dan membantu proses penanganan," ujarnya, Selasa, 16 Juni 2026.

Menurut Sarjoko, peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui sekira pukul 04.30 WIB, saat salah seorang saksi mata melihat adanya kobaran api yang sudah membesar dan menjulang di atas genting warung tersebut.

"Awalnya Saksi pertama melihat api di atas genting dan langsung menghubungi saksi kedua serta berteriak meminta bantuan warga sekitar," ujarnya.

Selanjutnya, Warga setempat bergotong-royong mencoba memadamkan api seadanya dan segera menghubungi pemilik warung. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Damkar dan Kepolisian, dan Tak berselang lama, unit pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan lokalisir dan memadamkan sisa-sisa api agar tidak merembet ke bangunan lain.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Karena warung tersebut menjual barang-barang yang mudah terbakar, api dengan cepat membesar.

"Warung kelontong tersebut menjual BBM jenis pertalite, gas LPG 3 kg, rokok, serta sembako. Diduga terjadi korsleting listrik yang kemudian percikan apinya menyambar jerigen berisi pertalite dan tabung gas LPG, sehingga api langsung berkobar hebat," ujarnya.

Akibat insiden ini, bangunan warung beserta isinya hangus tak bersisa. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian materiil yang dialami korban diperkirakan mencapai angka yang cukup besar.

"Tidak ada korban jiwa. Namun, akibat kejadian ini seluruh bangunan dan barang dagangan habis terbakar. Diperkirakan korban mengalami kerugian sekitar Rp100juta," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....