Usaha Terdampak Api Misterius, Mutfiana Harap Ada Relokasi Tempat Usaha
- 11 Jun 2026 07:29 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Peristiwa kebakaran berulang atau api misterius yang terjadi di rumah Mufiana, warga Kasuran Mriyan X, Seyegan, masih dalam proses penelitian oleh tim ahli. Kondisi tersebut berdampak pada usaha pemotongan ayam milik keluarganya..
Mutfiana mengatakan aktivitas usahanya saat ini terhenti karena lokasi rumah sekaligus tempat usaha masih menjadi objek penelitian. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Sleman menawarkan relokasi sementara agar usaha tetap dapat berjalan.
Ia berharap relokasi tidak dilakukan terlalu jauh dari lokasi saat ini agar pelanggan tetap dapat dijangkau dan usaha tidak harus dimulai dari nol.
“Dari pihak kami relokasi mungkin tetap ke ruko ya, kalau ke tempat lain kita harus bangun usaha dari nol. Tapi kalau ke ruko bisa nih ditulis di rumah pindah pindah ke sebelah gitu kan masih masih masuk akal begitu ya,” ucapnya saat ditemui beberapa waktu lalu.
Muffina mengaku memperbolehan rumahny menjadi lokasi penelitian yang dilakukan tim ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM), UPN Veteran Yogyakarta, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) untuk mengungkap penyebab munculnya api misterius tersebut.
“Sangat boleh karena itu sangat membantu, terutama menjawab pertanyaan-pertanyaan masyarakat. Takutnya kalau menyebar atau meluas,” katanya. Meski demikian, ia berharap tempat usaha sementara juga menjadi perhatian agar keluarganya tetap bisa bekerja.
Disebabkan peristiwa tesebut, ia memperkirakan total kerugian mencapai sekitar Rp70 juta. Kerugian itu meliputi barang-barang yang terbakar hingga biaya pembongkaran septic tank belum termasuk penurunn omzet dagang.
Saat ini, Fia bersama keluarganya untuk sementara mengungsi di sebuah ruko yang berada di sebelah utara rumahnya sembari menunggu hasil penelitian terkait penyebab kemunculan api misterius.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....