Ambil Jalur Terlalu Kanan saat Menyalip, Dua Motor Adu Banteng

  • 10 Jun 2026 13:59 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Dua sepeda motor terlibat kecelakaan lalu lintas adu banteng di Jalan Pakem–Kalasan, tepatnya di Simpang Empat SDN 3 Tamanan, Dusun Tegalrejo, Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, Selasa 9 Juni 2026 sekitar pukul 07.00 WIB.

Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengatakan berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat sepeda motor Kawasaki KLX yang dikendarai BS (56), warga Prambanan, Klaten, melaju dari arah timur ke barat.

“Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara diduga berusaha mendahului sebuah mobil yang belum diketahui identitasnya dengan mengambil jalur terlalu ke kanan,” ujarnya.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha NMax yang dikendarai YWAM (24), warga Banguntapan, Bantul. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.

Akibat kecelakaan tersebut, BS mengalami luka lecet pada tangan kiri serta cedera di bagian dada dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk penanganan lebih lanjut,” kata Iptu Argo.

Sementara itu, YWAM mengalami luka lecet pada tangan kanan dan memar pada punggung kaki kanan. Korban dalam kondisi sadar dan mendapatkan perawatan di RS PDHI Kalasan.

Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada kedua kendaraan dengan estimasi kerugian material sekitar Rp1 juta.

Petugas dari Polsek Kalasan bersama Unit Laka Lantas Polresta Sleman segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi, serta mendata pihak-pihak yang terlibat guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Lebih lanjut, kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara. Pengendara juga diminta memastikan kondisi jalan aman sebelum melakukan manuver mendahului kendaraan lain.

“Pengendara diharapkan tetap berada di jalur yang semestinya serta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di persimpangan maupun ruas jalan dengan arus lalu lintas padat, guna mencegah kecelakaan yang dapat mengakibatkan korban jiwa,” ujar Iptu Argo mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....