Empat Satuan Bakti Resmi Dikukuhkan Demi Dukung Kwarcab Kota Yogyakarta

  • 09 Jun 2026 08:03 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Derasnya arus digitalisasi dan perkembangan teknologi informasi sering kali menjadi tantangan besar dalam pembentukan karakter generasi muda di era modern.

Namun, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Yogyakarta bertekad untuk mematahkan anggapan bahwa kegiatan kepanduan tertinggal zaman, dengan menghadirkan ruang pembinaan yang adaptif, inovatif, dan relevan melalui penguatan kelembagaan organisasinya.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui pelantikan pengurus Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan (Pusdiklat), Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang), Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), serta Satuan Bakti Cakrawarta.

Prosesi pengukuhan yang diawali dengan kumandang Indonesia Raya dan Hymne Pramuka ini berlangsung khidmat di Aula Kwarcab Kota Yogyakarta pada Selasa, 2 Juni 2026 sore.

Ketua Kwarcab Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, mengungkapkan bahwa meski nilai dasar kepramukaan harus dipertahankan, organisasi mutlak dituntut untuk beradaptasi dengan perubahan tata kelola, komunikasi, dan teknologi. Baginya, esensi keberhasilan Pramuka saat ini tidak lagi sekadar diukur dari seberapa banyak kegiatan lapangan atau perkemahan yang digelar, melainkan seberapa besar transformasi karakter yang dialami setiap anggotanya.

"Pramuka harus mampu tetap eksis di tengah derasnya arus informasi dan digitalisasi. Kita perlu memastikan bahwa nilai-nilai kepramukaan tetap menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda," ujar Heroe di hadapan jajaran pengurus baru.

Kini, tongkat estafet inovasi tersebut berada di tangan para pemimpin lembaga yang baru dilantik: Kak Fajri Adhiyat, S.T. (Ketua Pusdiklatcab), Kak Wibisono Yudhi Kurniawan, M.Pd., M.A. (Ketua Puslitbang), Frans Indiarto, SIP., M.Ec.Dev (Ketua Pusdatin), dan Kak Muhammad Novriza Bara Widanto (Ketua Cakrawarta).

Suasana prosesi pengucapan ikrar dalam pelantikan pengurus Pusdiklat, Puslitbang, Pusdatin, dan Satuan Bakti Cakrawarta oleh Ketua Kwarcab Kota Yogyakarta, di Aula Kwarcab Kota Yogyakarta,

Heroe secara khusus memberikan tantangan kepada Puslitbang untuk melakukan pemetaan mendalam terkait karakter anggota Pramuka. Ia menekankan pentingnya mengidentifikasi perbedaan nyata antara mereka yang mengikuti pendidikan kepanduan dengan yang tidak, yang harus tercermin kuat melalui cara berpikir, etos kerja, hingga kemampuan merespons dan menyelesaikan persoalan di masyarakat.

Untuk memastikan nilai-nilai positif ini teramplifikasi dengan baik, peran pengelolaan informasi menjadi sangat krusial. Kepada pengurus Pusdatin dan Satuan Bakti Cakrawarta, Heroe berpesan agar publikasi organisasi tidak lagi terjebak pada sekadar laporan rutinitas kegiatan.

"Penting untuk publikasi dan penyampaian informasi kepramukaan menampilkan nilai, branding, serta karakter khas Pramuka agar semakin dikenal masyarakat. Pengelolaan data yang baik dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung tata kelola organisasi yang modern, efektif, dan akuntabel," katanya

Dengan dilantiknya badan kelengkapan dan satuan bakti ini, Kwarcab Kota Yogyakarta berharap seluruh unsur pendukung dapat segera merumuskan pola pembinaan yang selaras dengan kebutuhan generasi saat ini.

Mengusung semangat pembaruan, ekosistem kepramukaan di Kota Yogyakarta diharapkan terus berkembang menjadi wadah pembentukan karakter yang modern, melek teknologi, dan senantiasa relevan menjawab tantangan zaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....