Peringati Haul Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Yogyakarta Gelar Doa Bersama
- 07 Jun 2026 11:53 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Memperingati hari lahir Proklamator RI, Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Yogyakarta menggelar doa bersama dan potong tumpeng. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh unsur pengurus DPC PDI Perjuangan Yogyakarta juga pengurus PAC PDI Perjuangan se-Kota Yogyakarta, Satgas Andhika Wiratama dan Baitul Muslimin Indonesia Yogyakarta.
"Mari kita doakan bersama Bung Karno dan meneruskan perjuangan beliau dalam membawa masyarakat Indonesia lebih sejahtera. Setiap kader PDI Perjuangan menjalankan keteladanan dan pelajaran keikhlasan juga perjuangan Bung Karno," kata Muhammad Tholib SM. Ketua Baitul Muslimin Yogyakarta, Sabtu, 6 Juni 2026.
Seperti diketahui, Ir Soekarno lahir di Peneleh Surabaya 1901 pada 6 Juni yang dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaan dan meletakan dasar ideologi bangsa, Pancasila. Setelah berdoa bersama dilakukan pemotongan tumpeng yang memberikan simbol, sebagai rasa syukur dan bergotong royong dalam berjuang bersama meneguhkan dan mengimplementasikan ajaran Bung Karno.
Wakil Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan DPC PDI Perjuangan Yogyakarta, Puji Widodo menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader yang hadir baik unsur Ketua Sekretaris Bendahara PAC PDI Perjuangan Yogyakarta dan Satgas Andhika Wiratama juga Baitul Muslimin Yogyakarta. Menurutnya, kegiatan doa bersama, potong tumpeng ini ditutup dengan bersama menyanyikan lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme
"DPC PDI Perjuangan mengisi bulan Bung Karno dengan beragam kegiatan. Doa bersama di hari lahir Bung Karno bagian dari kebersamaaan untuk menambah semangat dan motivasi bagi kader dalam perjuangan bersama membawa kesejahteraan rakyat Yogyakarta," ucapnya.
Juang Gagah Mardhika, dosen APMD Yogyakarta dalam refleksi perjuangan dan hal pokok dalam ajaran Marhaenisme yang disampaikan Bung Karno penting kembali diaktualkan lagi di masa sekarang. Menurutnya, tantangan masa kini, kader PDI Perjuangan harus aktualkan lagi nilai Pancasila 1 Juni 1945 yang diajarkan Bung Karno.
"DPC PDI Perjuangan Yogyakarta harus terus aktualkan lagi dalam kerja nyata di masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Yogyakarta, Eko Suwanto menyatakan, rangkaian peringatan bulan Bung Karno bukanlah kegiatan seremonial semata. Ia mengungkapkan peringatan ini harus benar jadi ajang pembatinan kembali nilai dan ajaran penting, seperti dalam ideologi Pancasila.
"Pembatinan ajaran Bung Karno dan nilai Pancasila harus selalu menjiwai tiap gerak langkah kader PDI Perjuangan. Ikhlas berjuang dan mendahulukan kepentingan umum,kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi penting diaktualkan dalam kehidupan keseharian. Mempelajari, menghikmati marhaenisme sebagai spirit juang melawan penindasan kapitalisme, melawan penjajahan gaya baru," ujarnya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....