Lelah Sendirian Urus Anak, Ibu Terlantarkan dan Lakban Balita di Bantul

  • 04 Jun 2026 08:15 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Motif seorang ibu yang tega melakban mulut, tangan, dan kaki anaknya lalu ditinggal sendirian di salah satu kontrakan wilayah Kedaton, Pleret, Bantul telah terungkap. Usai diperiksa polisi, sang ibu mengaku kelelahan mengurus anak seorang diri.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menjelaskan, adapun identitas ibu korban yakni TKS (25) asal Patuk, Gunungkidul. Kepada petugas, TKS mengaku hanya ingin melepas penat dengan cara keluar rumah.

“Pelaku dalam hal ini ibu kandung korban melakban anak dengan tujuan untuk refreshing, jalan-jalan melepas penat usai merasa lelah mengasuh anak sendirian,” ucapnya, Rabu, 3 Juni 2026.

Sehari-hari, TKS memang merawat anak berusia tiga tahun tersebut sendirian. Pasalnya, sang ayah tengah mencari nafkah ke luar daerah dan hanya pulang sekali dalam sebulan.

“Sedangkan suami pelaku atau ayah korban kerja di Jakarta dan pulang ke Yogyakarta setiap sebulan sekali,” katanya.

Terkait alasan TKS melakban dan meninggalkan anaknya sendirian di kamar kontrakan, lanjut Rita, hal itu dilakukan secara spontan. Ibu korban diduga terlalu lelah dan tidak bisa berpikir jernih.

“Tindakan melakban tersebut tidak dipikirkan oleh pelaku risiko apa yang terjadi pada anak, karena sudah terlalu capek mengurus anak sendiri,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, polisi menyebutkan bahwa balita yang ditemukan dalam kondisi mulut dilakban serta tangan dan kakinya terikat di kamar kontrakan wilayah Pleret, Bantul, kini tinggal bersama sanak saudaranya di Gunungkidul.

Saat ini ibu korban sedang menjalani pemeriksaan, sementara sang ayah, yakni RF (29), berada di Jakarta.

“Untuk saat ini korban dirawat oleh keluarga ayahnya di Patuk, Gunungkidul. Karena sang ayah posisinya merantau di Jakarta,” ucapnya.

Rita menambahkan, balita perempuan berinisial ACB (3) tersebut kini sudah beraktivitas seperti biasa. Kondisi korban juga dinyatakan baik-baik saja.

“Tidak ada bekas luka akibat dilakban. Saat ini kondisi anak tersebut sehat,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....