Kereta Agrowisata Madukismo, Menyusuri Sejarah Gula dari Rel Tua

  • 30 Mei 2026 21:43 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Wisata edukasi di Pabrik Gula (PG) Madukismo tidak hanya menawarkan kesempatan melihat langsung proses produksi gula, tetapi juga menghadirkan pengalaman unik melalui perjalanan menggunakan kereta agrowisata yang membawa pengunjung menuju area pabrik.

Selama perjalanan, wisatawan diajak melintasi jalur rel bersejarah dan deretan lori tebu yang menunggu proses penggilingan. Suasana tersebut menghadirkan sensasi nostalgia, seolah membawa pengunjung kembali ke masa lalu saat memasuki kawasan pabrik yang telah beroperasi sejak tahun 1955.

Selama perjalanan, wisatawan diajak melintasi jalur rel bersejarah dan deretan lori tebu yang menunggu proses penggilingan. (Foto: RRI/Wulan Yulianita)

Koordinator Pengembangan Aset PT Madubaru PG PS Madukismo, Mahmud Safrudin, menjelaskan bahwa kereta agrowisata tersebut dibuat pada tahun 1995 dan mulai dimanfaatkan sebagai bagian dari paket wisata edukatif sejak 1997. Lokomotif diesel buatan Jerman Timur itu terdiri atas 15 gerbong dengan kapasitas angkut sekitar 300 penumpang.

“Kalau hanya lihat pabrik saja kelihatannya kan kurang asik. Jadi kami desain wisata edukatif ini dimulai dengan kami jelaskan sedikit tentang pabrik biar tidak awam, jadi saat di sana (pabrik) sudah ada gambaran. Kemudian kita naikkan kereta menuju ke pabrik,” tutur Mahmud.

Menurut Mahmud, peserta wisata edukasi didominasi oleh pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) karena adanya program kunjungan industri dalam kurikulum pendidikan. Namun demikian, program wisata ini terbuka untuk masyarakat umum dari berbagai kalangan.

“Waktu beroperasi kereta kalau hari Senin-Kamis itu biasanya jam 08.00-14.00 WIB. Kalau mau naik kereta hari Jumat-Minggu bisa, tetapi pas lagi produksi,” ujar Mahmud.

Program wisata ini terbuka untuk masyarakat umum dari berbagai kalangan. (Foto: RRI/Wulan Yulianita)

Ia menambahkan, perjalanan dengan kereta agrowisata merupakan bagian dari rangkaian wisata edukasi yang idealnya diikuti saat musim produksi gula berlangsung, yakni antara April atau Mei hingga Oktober. Pada periode tersebut, pengunjung dapat menikmati pengalaman yang lebih lengkap karena dapat melihat langsung aktivitas produksi di dalam pabrik.

Dengan demikian, wisatawan tidak hanya merasakan sensasi menaiki kereta agrowisata, tetapi juga memperoleh pengetahuan mengenai proses pengolahan tebu menjadi gula melalui tur pabrik yang tersedia.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti paket wisata edukasi PG Madukismo, reservasi dapat dilakukan melalui akun media sosial resmi @madubaru_official.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....