Rumah Warga di Seyegan Muncul Api Misterius, Menyambar 57 Titik Selama Sepekan
- 30 Mei 2026 14:20 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Sebuah rumah milik warga Padukuhan Mriyan X, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman digegerkan dengan kemunculan api misterius yang terjadi sejak sepekan terakhir. Api ini muncul secara tiba-tiba dan mengenai berbagai barang yang ada di dalam rumah. Terakhir kali, api ini muncul pada pukul 03.00 WIB, Sabtu, 30 Mei 2026.
Pemilik rumah, Agus menyebut kejadian ini pertama kali diketahui pada Sabtu, 23 Mei 2026 dan ditemui langsung oleh putrinya yang masih terjaga pada malam itu. Api pertama kali mengenai kain lalu merambat hingga ke daun pintu kamar. Agus menyebut, pada hari pertama itu setidaknya ada empat hingga lima kali kejadian munculnya api secara tiba-tiba. Berdasarkan perhitungannya, setidaknya ada 57 titik munculnya api yang sejak sepekan terakhir.
“Tadi pagi terakhir. Itu kursi, sebetulnya sudah terbakar dua kali. Tapi kebakar lagi, kebakar lagi,” kata Agus saat ditemui di kediamannya, Sabtu, 30 Mei 2026.
Dia menambahkan tak ada tanda-tanda kemunculan api seperti bau gas yang dia temui. Api tiba-tiba muncul dan mengenai berbagai benda yang mudah terbakar di dalam rumah. Diantaranya adalah sofa, kasur, kain, dan berbagai benda lainnya. Bau gosong baru dirasakan usai benda terbakar. Agus mengatakan, saat ini dia bersama 6 anggota keluarga lainnya mengungsi di tetangga sebelah. Sebab, rumah diminta untuk dikosongkan sementara guna proses obsrvasi untuk mencari penyebab munculnya api. Agus mengaku hingga kini tak hanya kerugian material yang dia rasakan, tapi juga kerugian psikis.
“Ekonomi terkendala, anak tidak pulang. Semuanya tidak pada tidur. selama semingguan,” ucap Agus.
Agus mengatakan kemunculan api misterius ini baru pertama kali terjadi di wilayahnya. Sebagai langkah antisipasi, pihaknya telah melakukan pengurasan saptic tank. Hal ini lantaran adanya dugaan terkait kemunculan gas dari septic tank yang memicu kemunculan api. Meski begitu, api tetap muncul usai saptic tank dibersihkan. Agus meyakini peristiwa ini merupakan bencana dan bisa dijelaskan secara ilmiah. Untuk itu, pihaknya masih menunggu hasil observasi yang dilakukan oleh tim gegana ataupun para akademisi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....