Sebagian Wilayah Masih Hujan, BPBD Bantul Belum Terima Permintaan Droping Air
- 25 Mei 2026 13:25 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul memprediksi permintaan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan akan mulai masuk pada Juni mendatang. Hingga saat ini, BPBD Bantul belum menerima permohonan droping air.
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol menyatakan, kondisi ini disebabkan oleh sebian wilayah di Bumi Projotamansari masih turun hujan beberapa waktu lalu. Menurutnya, wilayah DIY masih mengalami masa pancaroba.
“Beberapa wilayah di Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul masih turun hujan. Jadi masih aman,” ucapnya, Senin, 25 Mei 2026.
Antoni menyebut, permintaan air bersih akan mulai berdatangan pada puncak musim kemarau. Hal itu berdasarkan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya.
“Puncak kemarau itu sekitar Juni-Juli. Sehingga permintaan air akan meningkat pada saat itu. Dan mulai Juni kami sudah waspada terkait hal itu,” katanya.
Selain itu, fenomena El Nino Godzlila yang diperkirakan akan berlangsung dari Juli-September 2026, juga menjadi perhatian serius bagi BPBD. Untuk itu pihaknya telah menyediakan anggaran sebesar Rp20 juta untuk keperluan distribusi air bersih.
“Jumlah tersebut setara 400 tangki air bersih. Kalau masih kurang nanti akan diambilkan dari dana Bantuan Tak Terduga (BTT),” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....