Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust di Yogyakarta Terus Diperkuat

  • 24 Mei 2026 08:18 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Pemprov DIY terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana megathrust melalui upaya sosialisasi, mitigasi, hingga peningkatan kesiapan masyarakat. Sekda DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan potensi megathrust menjadi peringatan penting agar seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana.

“Itu menjadi warning bagi kita semua supaya mempersiapkan diri berkaitan dengan potensi bencana megathrust. Kami tentu berharap itu tidak terjadi karena dampaknya bisa sangat luar biasa,” kata Made saat menghadiri gelaran apel kesiapsiagaan bencana dan peringatan 20 tahun gempa Yogyakarta di Candi Prambanan, Sabtu, 23 Mei 2026.

Made menyebut pihaknya terus melakukan berbagai langkah mitigasi untuk mengurangi risiko dan dampak apabila sewaktu-waktu terjadi bencana besar. Namun, dia mengakui waktu terjadinya megathrust tidak dapat diprediksi secara pasti. Untuk itu, Made mendorong kesiapan aparatur maupun masyarakat agar memiliki pemahaman dan langkah antisipasi ketika terjadi situasi darurat.

“Paling tidak dari sisi aparatur maupun masyarakat sudah siap siaga. Sudah ada warning dan peringatan dari BMKG terkait hal ini,” ujarnya.

Made menjelaskan, simulasi kebencanaan dan edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan bencana. Di sisi lain, pihaknya juga memberi perhatian khusus pada kelompok rentan seperti penyandang disabilitas dalam skenario penanganan bencana. Menurutnya, penanganan kelompok difabel perlu dipersiapkan sejak dini agar proses evakuasi dan perlindungan dapat berjalan optimal saat terjadi bencana.

“Masyarakat itu lapisannya banyak, termasuk kelompok difabel yang juga harus dipikirkan bagaimana penanganannya ketika terjadi situasi bencana. Kita semua tentu berdoa semoga bencana besar itu tidak terjadi di Indonesia,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....