Empat Mahasiswa Indonesia Raih Penghargaan di EuroMUN 2026 Belanda
- 23 Mei 2026 18:21 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Empat mahasiswa Indonesia berhasil meraih penghargaan dalam ajang European Model United Nations (EuroMUN) 2026 yang berlangsung di Maastricht, Belanda, pada 14-17 Mei 2026. EuroMUN merupakan salah satu konferensi Model United Nations (MUN) paling bergengsi di Eropa. Tahun ini, kegiatan tersebut mengusung tema “Responsibility for the Future, the Power of Dialogue” dan diikuti sekitar 250 mahasiswa dari 40 negara. Keempat mahasiswa Indonesia itu merupakan bagian dari Delegasi Djarum Foundation yang mewakili Indonesia dalam konferensi simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa tingkat internasional tersebut.
Mereka adalah Rebecca Raphael Angelica Simorangkir dari Universitas Sanata Dharma, Nisriinaa Alyaa dari Universitas Brawijaya, Calista Trina Winata dari Universitas Padjadjaran, dan Lenka Melinda Florienka dari Politeknik Negeri Malang. Seluruhnya merupakan penerima program Djarum Beasiswa Plus 2024/2025 atau Beswan Djarum. Selama empat hari, para peserta berkompetisi dalam kemampuan akademik, diplomasi, negosiasi, hingga public speaking di Fakultas Hukum Universitas Maastricht. Sebelum mengikuti kompetisi, Delegasi Djarum Foundation menjalani pelatihan intensif selama enam bulan untuk mempersiapkan diri menghadapi simulasi sidang internasional tersebut.
Dalam kompetisi tersebut, Nisriinaa Alyaa berhasil meraih penghargaan Best Delegate untuk komite North Atlantic Treaty Organization (NATO). Sementara Rebecca Raphael Angelica Simorangkir juga memperoleh penghargaan Best Delegate pada komite Disarmament and International Security Committee (DISEC).
“Ini merupakan pengalaman sekali seumur hidup yang saya tahu betul tidak akan terulang, dan saya bersyukur bisa mendapatkan prestasi terbaik di kompetisi berskala internasional,” ujar Nisriinaa dalam keterangannya, Sabtu, 23 Mei 2026.
Selain itu, Calista Trina Winata meraih penghargaan Honourable Mention pada komite Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC). Sedangkan, Lenka Melinda Florienka mendapatkan penghargaan Verbal Commendation pada komite European Parliament (EP).
Sementara, Rebecca mengaku pengalaman mengikuti EuroMUN menjadi kesempatan berharga, terlebih dirinya tidak berasal dari jurusan hubungan internasional. Mahasiswi Sastra Inggris itu bersyukur mampu bersaing dengan delegasi dari berbagai negara.
“Walaupun bukan berlatar belakang jurusan hubungan internasional, saya sangat bersyukur bisa bersaing dan meraih prestasi terbaik,” ujar Rebecca.
Deputy Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Felicia Hanitio mengatakan program International Exposure dirancang untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa sekaligus membentuk karakter kepemimpinan generasi muda Indonesia.
“Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan bagi Beswan Djarum dalam mengembangkan kemampuan dan menguji kapasitas mereka di tingkat internasional,” kata Felicia.
Selain empat mahasiswa peraih penghargaan, Delegasi Djarum Foundation juga diperkuat enam mahasiswa lainnya dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Mereka turut mengikuti seluruh rangkaian kompetisi EuroMUN 2026.
Program International Exposure sendiri menjadi bagian dari Djarum Beasiswa Plus yang tak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga pelatihan soft skills, kepemimpinan, hingga wawasan kebangsaan bagi mahasiswa berprestasi di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....