Cegah Penyebaran Antraks, Sebanyak 300 Ternak di Sleman Divaksin
- 22 Mei 2026 19:16 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Lebih dari 300 ekor hewan ternak di Sleman telah menerima vaksinasi antraks pada April lalu. Vaksinasi turut menyasar hewan ternak lokasi yang ditengarai sempat menjadi titik penyebaran antraks, salah satunya adalah Kalurahan Gayamharjo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman.
Plt Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Sleman Rofiq Andriyanto mengatakan Kalurahan Gayamharjo turut menjadi perhatian lantaran menjadi wilayah perbatasan Sleman-Gunungkidul. Sementara Gunungkidul juga menjadi wilayah yang sempat terpapar antraks. Terlebih dengan adanya tradisi brandu atau tradisi menyembelih hewan ternak baik sapi ataupun kambing yang sudah mati. Lalu dibagikan kepada warga sekitar dan penerima harus membayar iuran untuk meringankan beban pemilik hewan yang ternaknya mati.
“Kemarin April kita suntik, ya semoga tidak tidak ada antraks lagi,” kata Rofiq saat ditemui di Kantor Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Sleman, Kamis, 21 Mei 2026.
Rofiq menyebut antraks menjadi wabah yang sangat dihindari. Sebab, menjadi salah satu penyakit zoonosis atau menular dari hewan ke manusia. Sebagai langkah antisipasi, pihaknya turut menyiagakan 301 petugas pemeriksa kesehatan hewan. Terdiri dari penyuluh, dokter hewan, dan mahasiswa Fakultas Peternakan UGM untuk memastikan kesehatan hewan kurban. Nantinya, para petugas ini akan memeriksa kesehatan hewan kurban baik sebelum ataupun kondisi daging setelah disembelih.
“Ketugasan teman-teman yang 301 orang itu rata-rata 8 sampai 10 lokasi,” ucap Rofiq.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....