Momentum Harkitnas, Agung Ingatkan Jajarannya Dukung Program Kemandirian Negara

  • 21 Mei 2026 19:12 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kakanwil Kemenkum) DIY, Agung Rektono Seto, memimpin upacara peringatan hari kebangkitan nasional ke-118 yang berlangsung khidmat, Rabu, 20 Mei pagi, di halaman kantor wilayah.

Dalam momentum bersejarah ini, Agung Rektono Seto menyampaikan poin-poin strategis dari sambutan Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid, sekaligus memberikan imbauan kuat kepada seluruh jajaran yang hadir. Menyelaraskan dengan tema hari kebangkitan nasional 2026, yaitu "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara".

Kakanwil menghimbau pentingnya peran aktif seluruh elemen institusi dalam menjaga dan melindungi generasi muda sebagai pilar masa depan bangsa. Ia menekankan, hari kebangkitan yang berakar dari semangat Boedi Oetomo 1908 harus terus dihidupkan melalui tindakan nyata.

“Namun, memasuki tahun 2026, tantangan yang dihadapi telah bergeser dari kedaulatan fisik menjadi kedaulatan informasi dan penguasaan transformasi digital,” ujarnya.

Terkait kebijakan strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Kakanwil mengajak jajarannya untuk mendukung penuh program kemandirian negara. Mulai dari program Makan Bergizi Gratis, pemerataan pendidikan lewat Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, peningkatan layanan kesehatan, hingga penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Merah Putih.

“Semua program tersebut merupakan satu ekosistem utuh untuk membangun kesejahteraan rakyat yang wajib dikawal bersama,” katanya.

Secara khusus, Agung Rektono Seto juga memberikan atensi penekanan pada pelindungan anak di ruang siber. Sejalan dengan pemberlakuan penuh PP Nomor 17 Tahun 2025 (PP TUNAS) yang membatasi akses anak di bawah usia 16 tahun terhadap media sosial berisiko tinggi per 28 Maret 2026, ia menghimbau para pegawai—khususnya yang telah berkeluarga—untuk menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan digital yang sehat, aman, dan beretika bagi anak-anak.

Mengakhiri arahannya, Kakanwil Kemenkum DIY mengajak seluruh peserta upacara untuk menjadikan Asta Cita sebagai kompas utama dalam bekerja. Ia menghimbau agar momentum hari kebangkitan nasional ini tidak menjadi seremonial belaka, melainkan pemantik solidaritas sosial dan peningkatan literasi digital demi menghadirkan pelayanan hukum yang berdampak langsung bagi kemajuan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....