Dua Sapi di Sleman Teripilih Jadi Banpres, Harga Seekor Tembus 83 Juta

  • 21 Mei 2026 18:39 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Sebanyak dua ekor sapi asal Sleman berhasil lolos sebagai sapi bantuan presiden (banpres). Satu sapi berasal dari Dusun Candi RT 01 RW 025 Bakalan, Kalurahan Sumberadi, Kapanewon Mlati dan satu sapi lainnya berasal dari Dusun Pondok 2, Wonolelo, Kalurahan Bimomartani, Kapanewon Ngemplak.

Plt Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman Rofiq Andriyanto menjelaskan sapi asal Kapanewon Mlati merupakan jenis Simmental berusia 3,5 tahun. Bobotnya mencapai 891 kilogram. Sedangkan, sapi asal Kapanewon Ngemplak merupakan jenis peranakan ongole (PO) berusia empat tahun dengan bobot mencapai 860 kilogram.

“Keduanya dibanderol dengan harga Rp83 juta,” kata Rofiq saat jumpa pers di Kantor DP3 Sleman, Kamis, 21 Mei 2026.

Rofiq menambahkan, negosiasi harga dilakukan langsung oleh tim dari Sekretariat Presiden melalui zoom bersama peternak dan penanggungjawab dari DP3 Sleman. Dia menyebut seleksi sapi banpres dilakukan untuk memberikan semangat kepada peternak lokal dalam memelihara sapi dengan baik. Sekaligus menjadi kompetisi yang sehat dalam penyiapan sapi banpres pada tahun-tahun selanjutnya.

Rofiq menyebut ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pemilik sapi agar bisa mengikuti seleksi banpres. Diantaranya adalah sapi harus sehat, tidak kurus, dan sudah melewati pengecekan kesehatan hewan baik fisik dan uji laboratorium serta mendapatkan surat keterangan kesehatan hewan. Sapi juga tidak boleh cacat, cukup umur, jantan dan tidak dikebiri, mengutamakan sapi dan peternak lokal, serta bobot sapi minimal atau mendekati satu ton.

“Kemarin mengajukan lima calon (sapi, red) dan yang lolos dua. Lalu, ada sembila sapi bantuan gubernur dan semua dibeli dengan bobot 500-600 kilogram harganya, tidak tahu. Hanya satu dari sembilan yang disembelih di Sleman, yaitu di Masjid Nurul Jihad Sendangsari, Minggir,” kata Rofiq.

Rofiq menuturkan nantinya sapi banpres ini akan dibagikan ke wilayah dengan penyembelihan hewan kurbannya paling sedikit. Sapi asal Mlati akan disembelih di Masjid Al-Husna Temanggung, Tambakrejo, Tempel, Sleman dan sapi asal Ngemplak akan disembelih di Masjid Al-Ikhsan Gayamharjo, Prambanan, Sleman. Proses penyembelihan akan dilakukan oleh petugas yang ada di masjid dengan didampingi dokter hewan hingga selesai.

“Pembagian daging mengikuti penyelenggaranya di situ, tidak ada perbedaan. Nanti dibagi diratakan semuanya dapat,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....