Pimpin Harkitnas, Gubernur AAU Berpesan Pentingnya Melindungi Generasi Muda

  • 20 Mei 2026 15:20 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Pemda DIY melaksanakan upacara bendera peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Rabu, 20 Mei 2026. Upacara yang diikuti unsur Forkopimda DIY, pelajar SMP dan SMA, serta anggota TNI-Polri ini berlangsung khidmat.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam upacara tersebut, di antaranya Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti, Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemda DIY.

Dalam upacara tersebut, Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) Marsekal Muda TNI Donald Kasenda bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara Mayor Laut Jalu Triyono bertugas sebagai komandan upacara dan Kapten Laut Dicky Nugraha sebagai perwira upacara.

Saat membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid, Marsda TNI Donald Kasenda mengatakan kebangkitan nasional merupakan proses dinamis yang terus menyesuaikan diri dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa. Menurutnya, kebangkitan juga dimaknai sebagai keberanian keluar dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan.

“Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ujar Marsda TNI Donald Kasenda.

Ia menambahkan, tema Harkitnas 2026 yakni “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” menekankan pentingnya melindungi generasi muda sebagai penerus bangsa. “Tema ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat. Sebagaimana amanat para pendiri bangsa, kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya,” katanya.

Salah satu peserta upacara, Tandira, menilai Harkitnas menjadi momentum untuk merefleksikan diri sekaligus memperkuat jiwa nasionalisme di kalangan generasi muda. “Mengingat Hari Kebangkitan Nasional, hari di mana anak muda menyadari bahwa mereka memiliki ruang untuk bangkit, berkarya, dan mengekspresikan diri lebih baik dari sebelumnya,” kata Tandira.

Ia juga mengajak generasi muda untuk terus berjuang dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan zaman. “Hari ini adalah momen untuk menyadari bahwa kita punya ruang untuk bergerak dan berkarya. Jadi, segala isu yang membuat kita ciut, mari dilawan dengan menghadirkan karya-karya terbaik,” ucapnya.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 menekankan pentingnya inovasi dan kemampuan beradaptasi di tengah perubahan global yang dinamis. Tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” juga menjadi ajakan bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda dan akademisi, untuk memperkuat solidaritas serta literasi teknologi demi menjaga kedaulatan bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....