Perkuat Pelayanan Publik, BNNK Sleman Hadirkan Enam Inovasi Layanan
- 20 Mei 2026 12:34 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui berbagai inovasi layanan yang adaptif, cepat, dan mudah diakses masyarakat. Sejak 2024 hingga saat ini, BNNK Sleman menghadirkan enam inovasi layanan sebagai bentuk pembangunan Zona Integritas sekaligus optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.
Kepala BNNK Sleman, Teguh Tri Prasetya mengatakan, inovasi layanan menjadi langkah nyata untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, kehadiran BNNK Sleman benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Teguh merinci enam inovasi layanan tersebut meliputi BERTAMU, MERAPAT, SALAK MADU, SEKAWAN, TENAR, dan ELING. Seluruh inovasi tersebut dikembangkan dengan mengedepankan pelayanan informasi digital, optimalisasi konsultasi rehabilitasi, penyederhanaan layanan administrasi, penguatan edukasi kepada masyarakat, hingga pemanfaatan teknologi.
“Dengan sistem layanan yang lebih praktis, masyarakat kini dapat memperoleh informasi maupun mengakses berbagai kebutuhan layanan tanpa proses yang rumit,” katanya.
Salah satu inovasi yang dijalankan yakni BERTAMU atau Berbagi Informasi dan Edukasi Bahaya Narkoba melalui Tatap Muka. Program ini mulai berjalan sejak Januari 2025. Menyasar kelompok rentan, khususnya remaja bermasalah sosial di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR) Dinas Sosial DIY melalui kegiatan Seminar Peer dan Sharing Circle.
Selain itu, BNNK Sleman juga menghadirkan layanan MERAPAT atau Melayani Masyarakat Setempat yang rutin digelar setiap Selasa di Kantor Kelurahan Condongcatur. Layanan tersebut mencakup penerbitan Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika (SKHPN), tes urine, konsultasi narkoba, edukasi P4GN, hingga layanan pengaduan.
Untuk bidang rehabilitasi, BNNK Sleman memiliki inovasi SALAK MADU atau Sarana Layanan Konseling Masyarakat Adiksi Dengan Upaya Pemulihan. Program ini menyasar warga binaan pemasyarakatan maupun klien rehabilitasi melalui layanan skrining, asesmen, pemeriksaan urine, intervensi psikososial, manajemen kasus, dan pemantauan secara berkelanjutan.
Sementara itu, inovasi SEKAWAN atau Sosialisasi dan Edukasi Kawasan Wisata Anti Narkoba menyasar kawasan wisata melalui berbagai kegiatan edukatif seperti photobooth anti narkoba, rekaman video kampanye anti narkoba, pojok BNN, konsultasi, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
BNNK Sleman juga menghadirkan TENAR atau Teras Edukasi Narkoba yang rutin digelar setiap Jumat di teras Kantor BNNK Sleman. Program tersebut menyediakan layanan edukasi P4GN, konsultasi, dan cek kesehatan gratis bagi masyarakat.
“Inovasi ELING atau Edukasi Keliling dilakukan di berbagai titik keramaian seperti pasar, lampu merah, dan ruang publik lainnya guna memperluas jangkauan sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat,” ujar Teguh.
Sementara, Kasubbag Umum sekaligus Ketua Zona Integritas BNNK Sleman, Dayu Purnama A menyampaikan inovasi menjadi bagian dari upaya membangun budaya pelayanan prima di lingkungan BNNK Sleman. Seluruh layanan dikembangkan dengan prinsip cepat, responsif, akuntabel, dan ramah masyarakat. Menurutnya, kehadiran inovasi layanan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai lebih efisien dan mudah dijangkau.
“Sekaligus menjadi bukti bahwa transformasi pelayanan publik mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah,” ucap Dayu.
Ke depan, BNNK Sleman berkomitmen terus melakukan pengembangan layanan agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi informasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....