Beasiswa Sleman Pintar, Fasilitasi Ratusan Anak Miskin Raih Sarjana
- 15 Mei 2026 15:46 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Dinas Sosial (Dinsos) Sleman turut menyediakan jaring pengaman sosial pada bidang pendidikan. Diwujudkan dalam program beasiswa “Sleman Pintar”.
Kepala Dinsos Sleman Wawan Widiantoro menjelaskan program beasiswa ini memungkinkan anak-anak yang ada di dalam keluarga miskin untuk menempuh pendidikan tinggi. Baik di jenjang D3 ataupun S1. Dinsos turut menggandeng berbagai universitas di Yogyakarta. Diantaranya adalah Universitas Amikom, Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa), Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan), dan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD).
Wawan menyebut, hingga kini setidaknya ada 700-an anak yang berhasil mengenyam bangku kuliah dengan beasiswa “Sleman Pintar”.
“Sampai sekarang beasiswa kita sampai saat ini sudah sekitar 700 mahasiswa dari keluarga miskin. Ada banyak yang sudah lulus karena ini sudah menginjak tahun ketiga. Ada yang saya dengar bekerja di BUMN, ada yang magang di luar negeri,” kata Wawan.
Terkait anggaran, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Kelembagaan Dinsos Sleman Feri Istanto mengatakan sejatinya Bupati Sleman menghendaki anggaran beasiswa Sleman Pintar ini mencapai Rp 20 miliar. Namun, ini kembali disesuaikan dengan minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Untuk itu, Feri menyebut pada tahun ini pihaknya menganggarkan APBD sebesar Rp 14 miliar hingga Rp 15 miliar.
“Untuk membiayai kuliah, sampai lulus,” ucapnya.
Feri memperkirakan anggaran untuk beasiswa Sleman Pintar ini nantinya bisa tembus hingga lebih dari Rp 20 miliar. Sebab, seiring waktu berjalan, maka akan semakin banyak mahasiswa yang akan dibiayai baik yang tengah kuliah atau mahasiswa baru.
Untuk mendapatkan beasiswa ini, calon mahasiswa perlu memperhatikan sejumlah persyaratan. Misalnya, warga yang memiliki KK dan KTP Sleman. Masuk data keluarga miskin, rentan miskin, anak keluarga penerima PKH, dan/ atau anak orang tua disabilitas tidak mampu. Rata-rata nilai ijazah minimal 7,00. Mempunyai motivasi kuliah yang kuat dan lulus seleksi tes masuk perguruan tinggi yang didaftar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....