Dubes Dunia Datang ke Yogyakarta, Sultan Dorong Investasi Hijau

  • 12 Mei 2026 16:26 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersiap menerima kunjungan belasan duta besar dari berbagai negara dalam ajang Business Dialog & Charity Golf Tournament yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY. Agenda sport diplomacy yang dijadwalkan berlangsung pada 5–6 Juni 2026 ini diharapkan menjadi sarana memperkuat kerja sama internasional sekaligus membuka peluang investasi baru bagi Yogyakarta.

Wakil Ketua Umum Koordinator 3 Kadin DIY bidang Industri, Infrastruktur, Energi, Lingkungan Hidup, Agribisnis, dan Sumber Daya Maritim, Hermawan Ardiyanto, mengatakan kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Namun, Sri Sultan menekankan pentingnya investasi yang tetap berpihak pada kelestarian lingkungan.

“Pak Gubernur tadi menekankan, intinya investasi yang berbasis lingkungan, investasi yang tidak merusak lingkungan. Bukan industri berat, tetapi industri yang green energy. Keberpihakan atau faktor menjaga lingkungan jadi perhatian utama ya. Sudah disampaikan berkali-kali juga oleh pemerintah, melalui Pak Gubernur, jangan sampai merusak lingkungan,” kata Hermawan usai bertemu Sri Sultan di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Jumat, 8 Mei pekan lalu.

Menurut Hermawan, hingga saat ini sudah ada 10 duta besar yang memastikan kehadiran. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah hingga mencapai 15 sampai 20 dubes dari berbagai negara.

“Mereka adalah para dubes yang tergabung dalam ambassador golf club di Kadin Indonesia. Yang sudah konfirmasi akan hadir ini, seperti dari Australia, New Zealand, Arab Saudi, Meksiko, Hungaria, dan Kuba. Yang lainnya masih dalam proses konfirmasi. Yang aktif memang dalam ambassador golf club ini ada 22. Perkirakan kami akan hadir 15 sampai 20 duta besar,” ujar Hermawan.

Ia menjelaskan, agenda tahunan ini tahun 2026 menempatkan DIY sebagai tuan rumah. Forum Business Dialogue akan digelar pada 5 Juni, sedangkan Charity Golf Tournament berlangsung sehari setelahnya.

“Para duta besar yang hadir kan mewakili potensi ekonomi masing-masing. Nanti dalam forum Business Dialogue itu akan dipresentasikan potensi investasi, tourism, dan perdagangan dari Jogja ke duta besar-duta besar yang hadir. Jadi nanti potensi-potensi investasi pasar yang belum terbuka bisa diambil oleh pengusaha-pengusaha Yogyakarta. Dan juga potensi wisata serta investasi yang ada di Yogyakarta bisa lebih dikenal oleh pengusaha-pengusaha dari negara-negara yang datang ke Yogyakarta,” ucap Hermawan.

Sejalan dengan arahan Sri Sultan, Kadin DIY juga akan menawarkan peluang investasi berbasis energi terbarukan kepada para investor internasional. Sejumlah sektor seperti tenaga angin dan panel surya dinilai potensial dikembangkan di Yogyakarta.

“Investasinya kita arahkan green investment. Investasi yang tidak masif, investasi yang tidak padat, yang tidak polutif, Ini menurut saya penting sekali, karena Yogyakarta itu modalnya kan budaya dan lingkungan yang juga terkait pariwisata. Jadi kalau salah satu rusak, tentu saja akan berperan besar sekali ya. Kebetulan Dubes Arab Saudi akan hadir dan investor dari Arab Saudi sangat masif lah untuk investasi di renewable energy ini,” ujar Hermawan.

Sementara itu, kegiatan Charity Golf Tournament rencananya akan digelar di kawasan Cangkringan. Sri Sultan Hamengku Buwono X juga dijadwalkan hadir dalam rangkaian acara tersebut, baik pada forum dialog bisnis maupun turnamen golf amal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....