Sri Sultan Dorong HIMPSI Fokus pada Psikologi Kebencanaan

  • 12 Mei 2026 13:49 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, berharap Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) memberi perhatian lebih besar terhadap pengembangan psikologi kebencanaan. Harapan tersebut disampaikan saat menerima audiensi HIMPSI di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat, 08 Mei 2026.

Ketua Umum Pengurus Pusat HIMPSI, Andik Matulessy, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari undangan kepada Sri Sultan untuk menjadi pembicara utama dalam Kongres ke-15 HIMPSI yang akan berlangsung di Yogyakarta pada 15–18 Oktober 2026.

“Salah satu saran dari Ngarsa Dalem adalah bagaimana psikologi berperan dalam konteks kebencanaan. Karena negara kita juga negara yang banyak terjadi bencana. Dan Jogja sudah memberikan sebuah gambaran, apa yang dilakukan oleh Pemda DIY selama ini bisa digunakan sebagai bagian penting, bagaimana menyelesaikan masalah-masalah psikologi kebencanaan,” katanya.

Menurut Andik, Sri Sultan juga menyoroti pentingnya membangun ketangguhan psikologis masyarakat Indonesia, khususnya di kawasan timur Indonesia. HIMPSI didorong untuk turut mengambil peran dalam meningkatkan motivasi dan produktivitas masyarakat di wilayah tersebut.

“Kami diminta bagaimana dapat meningkatkan motivasi, meningkatkan produktivitas dari masyarakat di wilayah timur sana,” katanya.

Lebih lanjut, Andik mengungkapkan bahwa Kongres ke-15 HIMPSI akan mengangkat tema keberagaman. Tema ini dipilih untuk menegaskan peran psikologi dalam merawat keberagaman sekaligus memperkuat ketahanan bangsa di tengah kompetisi global.

“Tema ini diangkat karena memang sekarang ini keberagaman menjadi bagian yang penting untuk menyukseskan program-program pemerintah, karena kita terdiri dari beragam budaya dan kultur. Dan tidak hanya dalam konteks itu, kami juga menyangkut pautkan keberagaman dalam konteks global, misalnya kami juga menjadi anggota organisasi psikologi di ASEAN, di Asia Pasifik, dan juga di dunia,” ujarnya.

Kongres tersebut direncanakan dihadiri perwakilan HIMPSI dari 37 provinsi, 22 asosiasi psikologi, serta tamu internasional dari Amerika, ASEAN, BRICS, dan kawasan Asia Pasifik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....