Monjali, Bangunan Ikonik di Utara Yogyakarta
- 10 Mei 2026 21:28 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Monumen Yogya Kembali (Monjali) menjadi bangunan bersejarah dan iconic di kawasan Jalan Ringroad Utara Yogyakarta. Bangunan berbentuk tumpeng setinggi 31 meter ini, memiliki filosofi Jawa yang melambangkan rasa syukur.
Kepala Dinas Kebudayaan DIY Dian Lakshmi Pratiwi menyebut pendirian bangunan bersejarah ini, untuk memperingati peristiwa kembalinya Yogyakarta sebagai Ibu Kota Republik Indonesia. Setelah pada tanggal 29 Juni 1949 direbut dari tangan penjajah.
| Baca juga: Nuansa Klasik Jogja Library Center Malioboro |
”Bangunan berbentuk kerucut ini dikelilingi kolam yang tidak hanya berfungsi sebagai estetika saja,” ucapnya, Minggu, 10 Mei 2026. ”Tetapi secara filosofi juga sebagai pengaman atau penolak segala sesuatu yang bersifat jahat, air kolam juga menjadi lambang kesucian.”
Bangunan Monjali terdiri dari 3 lantai yang terbagi menjadi lantai 1 sampai lantai 3. Untuk bagian lantai 1 terdiri dari 4 ruangan museum, tempat dipamerkannya koleksi, yang disebut sebagai museum 1, museum 2, museum 3 dan museum 4.
Koleksi di Museum 1 berisi tentang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, kemudian Museum 2 tentang perang Gerilya dengan Sistem Pertahanan Rakyat Semesta. Museum 3 berisi koleksi peristiwa Serangan Umum 1949, dan museum 4 berisi koleksi tentang Yogyakarta sebagai Ibu Kota Negara Republik Indonesial.
Pada lantai 2 museum terdapat area yang terdiri dari zona diorama dan relief. Dalam ruang diorama ini terdapat 10 diorama yang menggambarkan berbagai peristiwa perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia di Yogyakarta.
Lalu di area outdoor terdapat 40 relief yang juga menggambarkan berbagai peristiwa perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia di Yogyakarta. Pada bagian paling atas adalah ruang lantai 3 yang diberi nama Ruang Garba Grahayang.
”Ruangan ini merupakan ruang hening yang berfungsi sebagai tempat untuk mengheningkan cipta,” katanya. ”Serta mendoakan arwah para pahlawan yang telah gugur.”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....