Populasi Melimpah, Harga Kambing Kurban di Sleman Anjlok
- 05 Mei 2026 19:06 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Menjelang Hari Raya Iduladha harga kambing kurban di Sleman mengalami penurunan harga yang signifikan. Salah satu pedagang hewan kurban, Gino, menyebut penurunan harga kambing bahkan bisa mencapai Rp1 juta perekor jika dibandingkan dengan momentum Iduladha tahun lalu.
“Kalau kambing itu yang kisaran kemarin Rp3,5 juta sekarang ya Rp2,5 juta,” kata Gino saat ditemui di Pasar Hewan Gamping, Selasa, 5 Mei 2026.
Gino mengaku tak tahu pasti penyebab menurunnya harga kambing pada momentum Hari Raya Iduladha kali ini. Dia hanya memperkirakan suplai kambing dari luar daerah melimpah, tapi tak dibarengi dengan peminat kambing kurban yang tinggi.
“Kurang tahu kalau penyebab turunnya. Mungkin apa suplai dari luar atau apa tidak tahu. Cuman untuk pembelinya itu memang jarang, berkurang banyak,” ujar warga Dlingo ini.
Sementara, Plt Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman Rofiq Andriyanto menyebut penurunan harga kambing sejatinya sudah terjadi sejak 2025. Ini disebabkan oleh banyaknya peternakan kambing di Sleman sehingga populasi kambing terbilang melimpah. Bahkan, ketersediaan kambing terbilang surplus di Sleman. Hal ini berbanding terbalik dengan ketersediaan sapi dan domba yang justru kurang.
“Populasinya (kambing) tambah, kebutuhannya stagnan,” ucap Rofiq.
Rofiq menambahkan, ketersediaan kambing di Sleman mencapai 4.000-5.000 ekor. Sementara kebutuhannya hanya 3.000-3.500 ekor. Dengan demikian terjadi surplus sekitar 1.000 ekor pada momentum Iduladha kali ini. Sedangkan, untuk ketersediaan sapi dan domba belum mampu mencukupi kebutuhan di Sleman. Rofiq mengatakan, kekurangan sapi mencapai 5.000-6.000 ekor dan kekurangan domba mencapai lebih dari 8.000 ekor.
“Kalau kekurangan, kami membuka keran untuk teman-teman pedagang mendatangkan dari luar Sleman, khususnya untuk domba dan sapi,” kata Rofiq.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....