Mengenal NPCI Sleman, Wadah Prestasi Atlet Disabilitas

  • 04 Mei 2026 15:00 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) adalah organisasi yang membidangi olahraga khususnya disabilitas. “Semua teman-teman disabilitas yang ingin berprestasi bisa bergabung dalam NPCI.” ujar Riswan Arifin selaku Ketua NPCI Kabupaten Sleman periode 2026-2029 kepada RRI beberapa hari lalu.

Arifin juga menambahkan penyandang disabilitas ada beberapa macam. Ada yang harus selalu didampingi dan ada yang bisa mandiri.

Arifin yang juga atlet pelari dan tenis kursi roda menyebutkan bahwa telah aktif sejak tahun 2000 dalam organisasi NPCI ini. Untuk bergabung disini syaratnya adalah domisili KTP Sleman dan merupakan penyandang disabilitas.

“Tidak dipungut biaya sama sekali. Di sini kita dibina dan dilatih. Selain itu juga dapat fasilitas dan uang transportasi jika mengikuti kompetisi.” kata Arifin.

Salah satu program yang diutamakan di tahun 2026 adalah Pusat Pelatihan Kabupaten (Puslatkab) Jangka Panjang. Harapannya untuk mencari bibit atlet dan dimasukkan ke pelatihan. Disabilitas yang memasuki kriteria Puslatkab adalah tuna daksa atas, daksa bawah, tuna netra, dan tuna gahita.

Cabang lomba untuk kategori disabilitas ada 13 cabang olahraga. Di antaranya boccia, atletik, angkat berat, tenis lapangan, tenis meja, bulutangkis, catur, dan renang. Arifin menambahkan untuk tempat latihan berbeda-beda tergantung cabang olahraganya. Untuk olahraga tenis kursi roda di Lapangan Pemda. Olahraga catur di Rumah Dinas Wakil Bupati. Untuk olahraga atletik di Stadion Mandala Krida dan Stadion Tridadi.

Arifin juga menambahkan untuk persiapan program Pelatkab Jangka Panjang maka latihan atlet dilakukan seminggu sekali. Ketika mendekati turnamen latihan ditambah menjadi seminggu minimal tiga kali. Untuk turnamen jangka pendek nantinya ada kejuaraan daerah yang bertempat di Kulon Progo.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....