Usung Konsep Smart City, Tahapan Pembangunan Gedung Mako Polda DIY Dimulai

  • 04 Mei 2026 14:55 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Tahapan pembangunan gedung baru Markas Komando Kepolisian Daerah (Mako Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta resmi dimulai dengan ditandai peletakan batu pertama yang berada Jalan Bibis, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman. Batu dalam prosesi sakral ini juga diambil dari Keraton Yogyakarta dan dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Raja sekaligus Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, GKR Condrokirono, dan Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono.

Kapolri Jend. Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pembangunan Mako Polda DIY tahap awal ini sepenuhnya dibiayai menggunakan APBN tahun anggaran 2026. Ditargetkan selama satu tahun ini bisa diselesaikan dan secara bertahap bisa segera difungsikan.

"Yang jelas secara bertahap nanti setiap gedung yang memang sudah bisa difungsikan, secara bertahap dari gedung lama kita pindahkan ke gedung baru. Sehingga kemudian semuanya nanti pada saatnya akan bisa pindah 100 persen seiring dengan selesainya seluruh sarana prasarana dan pelengkapan yang dimiliki oleh Polda baru," katanya, Minggu, 3 Mei 2026.

Listyo Sigit menegaskan, bangunan yang akan berdiri di atas Sultan Ground (SG) ini akan mengusung konsep smart city sesuai yang diamanahkan Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X. Disamping itu, sesuai dengan tema pembangunan 'Membangun Bhayangkara Presisi, Hamemayu Hayuning Bawono' sehingga diharapkan kepolisian harus bisa menjaga, memperbaiki, dan menciptakan keindahan, serta keharmonisan bermasyarakat sejalan dengan Tribata dan Catur Prasetya Polri.

Melalui konsep smart city yang menjadi amanah masyarakat DIY ini, diharapkan tidak hanya berdiri sebuah gedung baru secara fisik, tetapi juga bisa melaksanakan fungsinya untuk bisa juga tampil sebagai pelayanan kepolisian. Memiliki kemampuan Data Driven Policing Hub, Social Listening and Sentiment Intelligence System, Cyber Security Defense Center, serta Decision Intelligence and Knowledge System.

"Jadi ini adalah bagaimana kita membangun Polda ini tidak hanya sebagai gedung, tapi juga bagaimana fungsi-fungsi di dalamnya kemudian juga bisa terus berkembang dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang ada, dengan konsep memadukan seluruh data yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta ini," ucapnya.

Melalui pemanfaatan teknologi dalam gedung Mako Polda DIY ini, Listyo Sigit berharap, Polda DIY bisa memberikan layanan secara real-time yang tentunya didahului dengan upaya untuk melakukan deteksi dini dengan dibantu oleh AI (Artificial Intelligence). Sehingga kemudian bisa memberi masukan terkait langkah yang harus dilakukan oleh personel-personel Polri terhadap permasalahan yang dihadapi.

Sehingga Polri bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat, dan bisa melakukan langkah-langkah secara presisi dibantu oleh Human Intelligence dan IT Intelligence. Listyo Sigit juga meminta, Polda DIY betul-betul bisa memberikan pelayanan yang optimal terhadap Daerah Istimewa Yogyakarta yang kita kenal sebagai kota budaya, kota pariwisata, kota pendidikan.

"Tentunya perlu diawaki oleh personel-personel Polri dan juga sarana prasarana Polri yang mendukung apa yang menjadi konsep dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama dari seluruh para pemangku jabatan, pemangku kepentingan, dan juga harapan besar dari masyarakat Jogja terhadap kinerja Polri untuk betul-betul bisa profesional, dekat, dan dicintai masyarakat," ujarnya, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....