IKLH Lampaui Target, Kualitas Udara di Sleman Kategori Baik
- 04 Mei 2026 11:14 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Kualitas udara di Kabupaten Sleman terpantau dalam kategori yang baik. Ini dibuktikan dari indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH) yang berada di atas target.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman Sugeng Riyanta menjelaskan IKLH di Sleman mencapai 83 dari target yang ditetapkan yakni 73. Nilai ini menggambarkan kualitas udara dari empat aspek, yakni transportasi, permukiman, perdagangan jasa, dan perkantoran.
“Kemudian di 2026 ini target indeks kualitas udara kita 71,43. Mudah-mudahan nanti terpenuhi. Kita optimis, Alhamdulillah masih cukup (baik),” kata Sugeng beberapa waktu lalu.
Sugeng menyebut polusi yang keluar dari transportasi menjadi salah satu penyebab terjadinya pencemaran udara. Meski IKLH termasuk dalam kategori baik, tapi Sugeng memastikan pihaknya berupaya untuk terus mengendalikan kualitas udara di Sleman. Salah satunya dengan melaksanakan uji emisi kendaraan secara rutin. Terbaru, DLH Sleman turut menggelar uji emisi kendaraan di Lapangan Denggung. Kegiatan ini turut menyasar 1.000 kendaraan dinas dan kendaraan milik masyarakat.
“Kendaraan dinas ini kan teralokasikan pemeliharaan. Artinya kan ada alokasi pemeliharaan. Ketika nanti diuji kok ada yang tidak memenuhi misalnya, itu harus dievaluasi. Kemudian ya pemeliharaan biar emisinya memenuhi standar,” ucapnya.
Senada dengan Sugeng, Sekretaris Daerah Sleman Susmiarto mengatakan uji emisi kendaraan bisa menjadi strategi untuk menjaga kualitas udara agar tetap bersih dan asri. Ini menjadi upaya untuk mengendalikan pencemaran lingkungan dari sektor kendaraan. Di sisi lain, dia juga turut mengimbau para pemilik kendaraan untuk merawat kendaraannya. Setidaknya, kendaraan yang rutin servis akan meminimalisir timbulnya cemaran udara. Susmiarto mendorong DLH Sleman bisa lebih banyak lagi menyasar kendaraan untuk melakukan uji emisi. Utamanya pada kendaraan-kendaraan dinas.
“Dengan upaya-upaya itu mengingatkan kita sebagai pengendara itu harus juga bisa tertib agar emisi yang dikeluarkan itu memenuhi baku mutu,” kata Susmiarta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....