Ziarah Umat Buddha di TMP Kusumanegara dalam Rangkaian Trisuci Waisak 2026
- 03 Mei 2026 15:15 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara, Yogyakarta. Ratusan umat Buddha yang berasal dari wilayah DIY dan sekitarnya berkumpul untuk melaksanakan upacara ziarah bertajuk Karya Bakti Taman Makam Nasional Kusumanegara dalam Rangka Vesakha Sananda Tahun 2026 pada hari Minggu, 3 Mei 2026.

Pembimas Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Pandu Dinata,S.Kom.,M.Pd hadir secara langsung memimpin jalannya prosesi upacara. Kehadiran beliau memberikan semangat spiritual sekaligus menegaskan dukungan pemerintah terhadap kegiatan keagamaan yang bernuansa nasionalisme.

Barisan umat yang hadir tampak rapi mengenakan pakaian bernuansa putih dan batik sebagai simbol ketulusan serta penghormatan pada budaya. Mereka mengikuti setiap tahapan upacara dengan penuh disiplin, mulai dari penghormatan umum hingga mengheningkan cipta. Suasana hening di area makam membuat setiap doa yang dipanjatkan terasa begitu meresap ke dalam sanubari para partisipan.
Puncak acara ditandai dengan peletakan karangan bunga di monumen utama oleh Pembimas Buddha DIY didampingi Ketua Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) DIY dan Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) DIY sebagai simbol penghormatan tertinggi. Usai upacara, para peserta menuju lokasi makam Jenderal Sudirman dan bersama membacakan paritta suci dan doa agar para arwah mendapat tempat terbaik.

Dalam sambutannya Pembimas Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Pandu Dinata,S.Kom.,M.Pd menekankan semangat toleransi dan kebersamaan yang telah diperjuangkan para pahlawan. “Jangan sampai apa yang telah susah payah diperjuangkan para pahlawan, harus berakhir di tangan kita. Generasi penerus harus mengisi perjuangan para pahlawan menjadi semangat dalam karya, toleransi dan kerja keras,” ungkapnya.

Rombongan mulai bergerak secara teratur menuju pusara para pahlawan untuk melakukan prosesi tabur bunga. Kegiatan ziarah pada hari Minggu ini juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarumat Buddha di wilayah DIY dan sekitarnya. Banyak umat yang saling bertukar sapa dan berbagi cerita mengenai perkembangan komunitas di daerah masing-masing setelah upacara selesai.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama oleh seluruh partisipan yang hadir. Dengan berakhirnya upacara ini, diharapkan setiap umat membawa pulang semangat juang untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....