Berjalan Kondusif, Ribuan Buruh di Sleman Ramaikan Peringatan Hari Buruh
- 01 Mei 2026 16:20 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menggelar serangkaian kegiatan di Lapangan Pemda Sleman, Jumat, 1 Mei 2026, yang diikuti ribuan buruh dari 47 perusahaan di Kabupaten Sleman.
Kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional tahun 2026 ini mengusung tema Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja, Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama.
Ketua Panitia, Hendrik Wuryanto, mengatakan peringatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pengusaha, pekerja, buruh, dan pemerintah.
“Dengan tema ini kita harapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan sinergitas antara pengusaha, pekerja, buruh, dan pemerintah untuk bersama-sama mewujudkan Sleman yang maju, adil, makmur, lestari, dan berkeadilan,” ujarnya.
Berbagai kegiatan turut memeriahkan peringatan tersebut, mulai dari senam bersama, jalan sehat, donor darah, cukur rambut gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pelayanan administrasi kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sleman.
Selain itu, juga dilakukan pembagian 100 paket sembako sembako bagi pekerja, 30 beasiswa anak SD dan 30 beasiswwa anak SMP dari pekerja yang berprestasi, potong rambut gratis, gelar UMKM, serta pembagian doorprize dengan total hadiah jutaan rupiah.
Pada gelaran ini juga dilaksanakan doa bersama sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi kondisi perekonomian saat ini yamg dinilainya tidak baik-baik saja dan permasalahan ketenagakerjaan yang saat ini masih menjadi tantangan.
Dalam gelaran ini juga turut diserahkan secara simbolis kepada 8 orang penerima klaim BPJS Ketenagakerjaan bagi korban Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan ahli waris Jaminan Kematian (JKM)
“Melalui doa bersama ini kita berharap diberikan solusi, sehingga kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Sleman semakin membaik dan buruh semakin sejahtera,” katanya.
Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh ini menjadi sarana memperkuat kolaborasi seluruh pihak, meski kegiatan sempat berlangsung dalam kondisi hujan. “Mudah-mudahan kita semuanya dalam memperingati ini bisa mengambil hikmahnya sehingga hubungan antara pekerja, buruh dengan para pemilik modal selalu terjaga komunikasinya dengan baik,” katanya.
Harda menambahkan, spiritualitas selalu dengan dengan tuhan menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....