Menteri PPA Dorong Ada Pelatihan dan Sertifikasi Pengasuh Daycare

  • 27 Apr 2026 23:10 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Arifah Choiri Fauzi mendorong penguatan standarisasi layanan pengasuhan sebagai tindak lanjut dari dugaan kasus penganiayaan di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Ini diwujudkan dalam kebijakan taman asuh ramah anak (TARA) yang menekankan pada keamanan, kualitas, pengasuhan, kompetensi pengasuh serta pengawasan yang berkelanjutan.

Di sisi lain, dia juga mendorong adanya sistem pengawasan yang kuat terjadap layanan pengasuhan anak khususnya di daycare.

“Ditemukannya lembaga yang belum memenuhi aspek perizinan dan standar menunjukkan adanya celah yang harus segera dibenahi bersama,” ucap Arifah saat ditemui di Mapolresta Yogyakarta, Senin, 27 April 2026.

Arifah menyebut, pihaknya turut mendorong seluruh pemerintah daerah untuk melakukan pendataan dan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh layanan daycare. Ini untuk memastikan kepatuhan terhadap standar dan perizinan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengasuh melalui pelatihan dan sertifikasi.

Arifah menyeut, peristiwa penganiayaan ini turut melukai anak-anak dan mengguncang kepercayaan publik terhadap layanan pengasuhan anak. Usai terkuaknya dugaan kasus penganiayaan di Daycare Little Aresha Yogyakarta ini, Arifah menuturkan hal yang menjadi prioritas utama adalah memastikan proses hukum berjalan secara tegas, transparan, dan berkeadilan.

Seluruh korban mendapatkan perlindungan serta pendampingan psikologis dan hukum secara komprehensif. Lalu, penting adanya penelusuran menyeluruh untuk memastikan tidak ada korban lain yang terabaikan.

“Kepada masyarakat kami menghimbau untuk lebih selektif dalam memilih layanan pengasuhan anak dan tidak ragu untuk melaporkan apabila menemukan indikasi kekerasan. Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama,” ucap Arifah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....