Raden Stevanus Desak Usut Tuntas Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha
- 27 Apr 2026 12:25 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kasus kekerasan anak yang terjadi di Daycare Little Aresha menuai reaksi keras dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari anggota DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dari PSI, Raden Stevanus Christian Handoko yang secara tegas mendesak agar kasus ini diusut tuntas tanpa kompromi.
Stevanus menegaskan, segala bentuk kekerasan terhadap anak merupakan kejahatan serius yang tidak bisa ditoleransi. Apalagi dugaan kasus ini terjadi di lingkungan yang seharusnya menjadi tempat aman bagi tumbuh kembang anak.
“Kasus ini harus diusut tuntas. Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Anak-anak adalah kelompok paling rentan yang wajib kita lindungi,” katanya menegaskan, Senin, 27 April 2026.
Stevanus juga menyoroti, pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, semua pelaku harus dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.
“Penegak hukum harus menunjukkan ketegasan. Siapa pun yang terlibat harus diproses secara hukum tanpa pandang bulu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Stevanus mendorong, Pemerintah Daerah DIY untuk segera mengambil langkah konkret melalui DP3AP2. Ia menilai pendampingan terhadap korban dan keluarga merupakan langkah mendesak yang tidak bisa ditunda.
“DP3AP2 harus segera turun tangan memberikan pendampingan psikologis dan perlindungan kepada korban. Ini penting untuk memastikan pemulihan anak berjalan optimal,” katanya.
Stevanus menjelaskan, sebenarnya DIY telah memiliki payung hukum yang kuat dalam perlindungan anak. Peraturan Daerah DIY Nomor 8 Tahun 2025 tentang Daerah Istimewa Yogyakarta Layak Anak serta Peraturan Daerah DIY Nomor 2 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak.
“Kita tidak kekurangan aturan. Perda sudah jelas mengatur perlindungan anak, tinggal bagaimana implementasi dan pengawasannya diperkuat,” ucapnya.
Menurut Raden Stevanus, peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi DIY yang selama ini dikenal sebagai daerah dengan komitmen tinggi terhadap perlindungan anak. Sebagai daerah yang memiliki Perda Layak Anak, kejadian ini sungguh sangat menguncang perasaan kita semua.
"Ini menjadi alarm bahwa masih ada celah yang harus segera kita perbaiki bersama,” ujarnya, mengungkapkan.
Kasus kekerasan di Daycare Little Aresha sendiri telah menyeret sejumlah pihak sebagai tersangka dan menjadi perhatian publik secara luas. Masyarakat pun berharap proses hukum berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi para korban.
“Kami di DPRD DIY akan memastikan kasus ini tidak berhenti di tengah jalan. Perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....