Kunjungi Malang, Pemkab Bantul Pelajari Tata Kelola Pemkot Malang

  • 26 Apr 2026 10:05 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Malang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul melaksanakan kunjungan kerja strategis ke Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jumat, 24 April 2026. Langkah ini sebagai ajang pertukaran informasi tata kelola pemerintahan, serta wujud menjalin kerja sama untuk kesejahteraan kedua daerah.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Agus Budi Raharja, Kepala Diskominfo Bantul Bobot Ariffi' Aidin, serta puluhan awak media yang bertugas di Bumi Projotamansari. Rombongan disambut dengan hangat oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso.

Dalam sambutannya Halim menyatakan, media memiliki peran penting dalam perkembangan dan kemajuan daerah. Untuk itu, kritik dan saran dari para jurnalis sangat diperlukan oleh pemerintah daerah.

“Hari ini kami mengajak rekan-rekan wartawan agar bisa belajar lebih jauh tentang tata kelola pemerintahan di Kota Malang. Jadi ini nanti bisa dibandingkan dengan Bantul sebagai pembelajaran untuk kemajuan Bantul itu sendiri,” ucapnya.

Bupati menegaskan, kabupaten dan kota memiliki sedikit perbedaan dari jumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan urusan pemerintahan. Sehingga, perbedaan tersebut dapat dijadikan acuan untuk kemajuan di masing-masing sektor.

“Urusan otonomi daerah di kabupaten itu biasanya ditambah pertanian, perkebunan, perikanan, dan kelautan. Tapi di kota juga ada meski skalanya lebih kecil. Dari APBD dan jumlah penduduk, Bantul dan Kota Malang hampir sama. Sehingga perlu dipelajari di tiap-tiap sektornya,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso mengungkapkan, proses pengambilan kebijakan di Kota Malang menerapkan metode hexa helix, di mana terdapat enam unsur yang terlibat. Unsur-unsur tersebut yakni akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah daerah, media, dan perbankan.

“Jadi semua unsur itu terlibat dari mulai perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan evaluasi. Terutama untuk media, ini kami selalu menekankan ASN kami untuk terbiasa dikritik. Jadi supaya mentalnya terlatih sehingga mampu memberikan pelayanan yang terbaik,” katanya.

Menurutnya, kerja sama dengan awak media menjadi hal krusial dalam upaya pembangunan. Sehingga, informasi terkait program dan kebijakan pemerintah daerah dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

“Segala macam kebijakan kami informasikan mulai dari pra desain, desain, dan pelaksaanaan itu selalu coba kami sebarluaskan. Salah satunya dengan bekerja sama dengan rekan-rekan media,” ucapnya menambahkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....