SNBT 2026, UGM Buka 2.837 Kursi Mahasiswa Baru

  • 24 Apr 2026 14:25 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Universitas Gadjah Mada kembali menjadi salah satu perguruan tinggi favorit dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Pada tahun ini, UGM menyediakan 2.837 kursi bagi calon mahasiswa baru, setara dengan sekitar 30 persen dari total daya tampung program sarjana dan sarjana terapan.

Proses seleksi dilakukan melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang digelar secara nasional dengan sistem terpusat. UGM menegaskan bahwa mekanisme seleksi terus diperbarui guna memastikan objektivitas, transparansi, serta pemerataan kesempatan bagi seluruh peserta.

Direktur Direktorat Pendidikan dan Pengajaran (DPP) UGM, Gandes Retno Rahayu, menjelaskan adanya perubahan dalam sistem penempatan peserta tahun ini. Peserta tidak lagi memilih lokasi pusat UTBK secara langsung, melainkan cukup menentukan kota pelaksanaan ujian. Selanjutnya, panitia pusat akan mengatur distribusi peserta ke perguruan tinggi secara merata di kota tersebut. “Kami ingin semua peserta punya peluang yang sama, tanpa bergantung pada pilihan lokasi tertentu,” ujar Gandes, Kamis, 23 April 2026.

Perubahan ini sejalan dengan meningkatnya minat calon mahasiswa dari berbagai daerah untuk melanjutkan studi di UGM. Reputasi akademik yang kuat menjadikan kampus ini sebagai salah satu tujuan utama pendidikan tinggi, bahkan bagi calon mahasiswa dari luar Pulau Jawa.

Selain itu, lingkungan belajar yang inklusif turut memperkuat daya tarik UGM sebagai tempat berkembang bagi mahasiswa dengan latar belakang yang beragam. “Banyak yang datang dengan harapan memperbaiki masa depan, dan kami melihat itu sebagai sesuatu yang sangat berarti,” katanya.

Faktor lokasi juga menjadi pertimbangan penting. Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar dengan biaya hidup yang relatif terjangkau serta suasana akademik yang mendukung. Lingkungan yang terbuka dan egaliter memudahkan mahasiswa untuk beradaptasi sekaligus berkembang, baik secara akademik maupun sosial. “Di sini mereka bukan hanya kuliah, tapi juga belajar hidup dan berkembang bersama,” kata Gandes.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....