Investasi, Menabung atau Menimbun Harta dalam Perspektif Islam

  • 26 Apr 2026 08:14 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Ajaran Islam memerintahkan umatnya untuk mempersiapkan masa depan. Seperti tertuang dalam Surat Al-Hashr ayat 18 : wahai orang-orang yang beriman, tertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah dikerjakan untuk esok.

“Yang dimaksud dikerjakan untuk esok dalam perspektif Islam hari esok itu bukan hanya esok dunia, tapi esok juga diartikan ketika di akhirat," ucap Ustaz Muhammad Bekti Hendrianto dari Pusat Pengkajian dan Pengembangan Ekonomi Bisnis Islam kepada Pro1 dalam Mutiara Pagi Kamis, 23 April 2026.

Sehingga persiapan untuk urusan akhirat dan dunia ini penting. Menabung atau investasi untuk masa depan itu dianjurkan. Tetapi Allah membenci ketika hambaNya menimbun harta untuk hal yang tidak berguna atau tidak dinafkahkan di jalan Allah.

Hendrianto juga mengingatkan, harta bagi seorang muslim adalah ujian. Manusia diperintahkan untuk mengalokasikan harta sesuai dengan tuntunan Allah. Seperti tertuang dalam Surat Al-Anfal ayat 28 : ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu adalah ujian, cobaan, fitnah dan sengguhnya di sisi Allah ada pahala yang besar.

Rasulullah juga menyebutkan dalam sebuah hadist : sebaik-baiknya harta adalah harta yang soleh. Maksudnya di tangan orang yang baik harta ini pasti dimanfaatkan untuk hal yang bermanfaat. Tetapi sebaliknya, di tangan orang yang buruk tentu tidak akan membawa kebaikan. Karena mungkin harta itu akan dimanfaatkan untuk keburukan.

Investasi itu biasanya melibatkan suatu aktivitas yang mengambil risiko. Hendaknya aktivitas ini adalah aktivitas yang halal dan mendatangkan hasil,

Menabung pada hakikatnya adalah menahan harta untuk kebutuhan di masa depan Tapi kebutuhan itu harus jelas, halal, tidak beresiko dan bisa digunakan dengan mudah.

Lain halnya dengan menimbun harta untuk alasan yang tidak jelas. Menimbun harta termasuk perbuatan dosa. Seperti disebut dalam Surat At Taubah ayat 34-35 : dan orang-orang yang menyimpan menimbun menahan emas dan peraknya dan tidak menafkahkannya di jalan Allah maka beritahulah kepada mereka siksa yang pedih.

Hendrianto juga menambahkan jika menabung dan investasi hendaknya sesuai dengan ajaran agama Islam. Diinvestasikan ke sektor yang halal dan tidak mengandung riba di dalamnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....