UMY Lakukan Pengabdian Masyarakat di Taman Pendidikan Al-Quran
- 23 Apr 2026 13:13 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Tim Pengabdian Masyarakat UMY, meningkatkan kompetensi guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Dusun Kelgung, Donokerto, Turi, Sleman, Yogyakarta. Program tersebut mengusung metode Asy-Syafii.
Ketua Tim Pengabdian UMY Muhammad Muttaqien menyebut metode Asy-Syafii sebagai cara praktis, untuk mempercepat kemampuan membaca Al-Qur’an dengan tajwid yang benar. Para peserta program ini, berasal dari berbagai lapisan usia.
Mulai dari siswa SMP, SMA, hingga ibu rumah tangga yang mendedikasikan diri sebagai pengajar TPA di lingkungan Mushola An-Nur Waheni. Ia berharap, durasi pembelajaran Iqra’ pada anak-anak menjadi lebih efektif dan sistematis.
”Metode Asy-Syafii disusun Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi,” katanya, Kamis, 23 April 2026. ”Pada sesi perdana, narasumber Hawari Nadal Fathi menekankan pentingnya penguasaan makharijul huruf (tempat keluarnya huruf) sebagai fondasi dasar.”
Keunggulan metode Asy-Syafii terletak pada penggabungan latihan membaca langsung, dengan pengenalan kaidah tajwid dasar yang disederhanakan. Metode ini dirancang agar mudah diterima, baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
”Guru ngaji tidak hanya dituntut mampu membaca,” ucapnya. ”Tetapi juga harus bisa mentransfer ilmu dengan cara yang menyenangkan dan tentu saja tidak bersifat monoton.”
Sementara itu, Fery, pendiri Iqro Corner sekaligus peserta pelatihan, mengakui efektivitas metode Asy-Syafii. Sebab metode ini berangkat dari dasar dan sangat membantu para pengajar yang selama ini belajar Iqra’ secara otodidak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....