Pasar Unik di Yogyakarta yang Tumbuh di tengah Permukiman Warga
- 23 Apr 2026 11:05 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pasar identik dengan deretan kios yang berjajar di dalam sebuah gedung. Namun tidak dengan Pasar Senen. Salah satu pasar tradisional di sudut Kota Yogyakarta ini menghadirkan suasana yang berbeda.
Pasar Senen tidak menempati bangunan pasar sebagaimana mestinya. Pasar ini tumbuh di gang sempit di tengah Kampung Pathuk, Ngampilan, menyatu dengan permukiman warga.
Para pedagang berjualan di sepanjang gang kampung, berjajar memanjang, hingga menjadikan Pasar Senen dikenal sebagai salah satu pasar terpanjang di Yogyakarta.
Poniyem, salah satu penjual sayur, menjadi saksi hidup perjalanan Pasar Senen. Ia mulai berjualan sejak 1972, tepat setelah lulus sekolah dasar.
"Dari dulu memang di gang kecil, tapi dulu belum bagus. Dulu masih gedek, belum tembok," ujar Poniyem.
Tak jauh dari lapak Poniyem, Kasinem juga memiliki kisah serupa. Penjual jamu tradisional ini telah berjualan sejak tahun 1975.
Setiap hari, Kasinem meracik jamu secara mandiri menggunakan bahan alami yang diolah dengan cara tradisional. Dengan menyewa kios Rp4 juta per tahun, ia dan suaminya bertahan di Pasar Senen untuk berjualan jamu dan aneka rempah-rempah.
"Jamunya bikin sendiri, 2 kilogram kunyit ditumbuk sama asem, terus direbus. Temulawak juga begitu. Semuanya matang," kata Kasinem.
Harga jamu buatannya pun dijual dengan harga yang ekonomis, yakni Rp3.000 per gelas hingga Rp10.000 per botol. "Harga kencur sekarang mahal, dulu per botol dijual Rp8.000, sekarang Rp10.000. Harga plastik juga mahal, kalau pakai plastik itu Rp5.000," ucapnya.
Pasar Senen mulai ramai dipadati pembeli sejak dini hari hingga siang hari. Pasar ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok, mulai dari sembako, sayuran, hingga aneka kuliner.
Pasar Senen menjadi bukti bahwa di tengah gempuran modernisasi, sebuah pasar bisa tetap bertahan dengan kesederhanaannya, dan mengingatkan kita bahwa denyut ekonomi rakyat masih hidup di lorong-lorong kecil Kota Yogyakarta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....