Harmoni Jejak Lestari Perayaan UII di Hari Bumi dengan Sedekah Jariah
- 22 Apr 2026 12:02 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Membangun kesadaran kolektif pentingnya merawat dan melestarikan bumi, sivitas akademika Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Aksi Tanam Pohon di Embung Giwangan, Selasa, 21 April 2024. Aksi untuk merawat bumi ini sekaligus menjadi rangkaian peringatan Milad ke-83 dan Hari Bumi Sedunia UII.
mengusung semangat 'Harmoni untuk Jejak Lestari', dalam aksi ini, Pohon Akasia dipilih sebagai simbol utama. Pemilihan ini merepresentasikan perpaduan antara ketangguhan dan manfaat berkelanjutan, sebuah cerminan dari perjalanan panjang UII sebagai institusi pendidikan tertua di Indonesia.
Dekan Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) UII, Dr. Asmuni, MA, mengatakan, aksi ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi sivitas akademika UII dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian bumi, sekaligus mengukir Jejak Lestari dalam harmoni perayaan Milad ke-83 UII. Dalam pandangan Islam dijelaskannya, menanam pohon adalah sedekah jariah yang pahalanya terus mengalir selama pohon tersebut memberikan manfaat.
"Jenis pohon yang ditanam pada kegiatan ini adalah pohon akasia, tanaman tangguh yang sarat akan makna filosofis, ekologis, dan sejarah. Pemilihan pohon akasia tidak hanya berdasarkan nilai keberlanjutannya sebagai pohon yang cepat tumbuh dan ramah lingkungan, tetapi juga karena kedekatan maknanya dengan tradisi agama-agama Abraha," katanya.
Dr. Asmuni MA menyatakan, penanaman pohon akasia ini bukan sekadar aksi penghijauan seremonial, melainkan sebuah manifestasi dari nilai-nilai spiritual dan historis Islam yang melekat pada pohon ini sebagai material pembangun peradaban, mulai dari mimbar hingga arsitektur masjid klasik. Pemilihan akasia adalah simbol bahwa di usia ke-83, UII harus terus tumbuh menjadi institusi yang tangguh, kuat, dan mampu menaungi sesama dalam harmoni.
"Kegiatan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa menjaga bumi bukan hanya tugas satu hari, melainkan komitmen berkelanjutan dari seluruh elemen masyarakat. Dengan aksi nyata seperti menanam pohon akasia, UII terus menanam harapan dan memperkuat akar kebaikan untuk masa depan bumi yang lebih lestari melalui Harmoni untuk Jejak Lestari," ucapnya.

Sementara, kegiatan yang ditandai dengan penanaman pohon Akasia yang dilakukan Dekan FIAI UII bersama Rektor UII dan Ketua Pengembangan Sistem Informasi dan Aset YBW UII, ini diungkapkan Rektor UII Fathul Wahid, bahwa penanaman pohon memiliki landasan yang kuat, baik dari sisi teologis maupun institusional. Dalam ajaran Islam, menanam pohon merupakan bentuk amal jariyah yang manfaatnya terus mengalir bagi manusia dan makhluk hidup lainnya.
“Menanam pohon bukan hanya kegiatan ekologis, tetapi juga memiliki nilai ibadah karena manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Selain itu, Fathul Wahid menegaskan, bahwa keberadaan ruang hijau juga memberikan dampak positif bagi kualitas lingkungan dan kesehatan mental. Interaksi dengan alam, menurut berbagai penelitian, dapat meningkatkan kenyamanan, kejernihan berpikir, serta produktivitas.
Sementara itu, Ketua Pengembangan Sistem Informasi dan Aset YBW UII, Dr. Raden Bagus Fajriya Hakim, S.Si., M.Si. menekankan, bahwa kegiatan menanam pohon bukan sekadar simbolis semata. Melainkan komitmen jangka panjang yang membutuhkan perawatan dan konsistensi bersama.
“Menanam itu mudah, tetapi merawatnya membutuhkan komitmen bersama agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan,” katanya, menegaskan.
Raden Bagus juga mengingatkan, aset yang dimiliki termasuk lingkungan hijau, harus dikelola dengan baik agar tidak menjadi beban di kemudian hari. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat bersama-sama menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....