Bimtek Pembinaan Komunitas Literasi Mendorong Penguatan Kompetensi Pengelola

  • 23 Apr 2026 00:27 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta — Kegiatan Bimbingan Teknis Pembinaan Komunitas Literasi Tahun 2026 sukses diselenggarakan pada Senin 20 April 2026, dengan menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman di bidang literasi, komunikasi, dan pengembangan komunitas. Kegiatan ini diikuti oleh para pengelola komunitas literasi dengan tujuan meningkatkan kapasitas, kreativitas, serta keberlanjutan program literasi di masyarakat.

Acara dibuka pada pukul 08.00 WIB melalui rangkaian seremoni yang meliputi pembukaan oleh pewara, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Badan Bahasa, pembacaan doa, serta laporan dari koordinator kegiatan. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh perwakilan Balai Bahasa Provinsi DIY.

Dalam sambutannya, Noor Hadi yang mewakili koordinator kegiatan menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh peserta. Ia juga menekankan pentingnya berbagi ilmu antar komunitas.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh komunitas dapat benar-benar memaksimalkan setiap materi yang diberikan. Tidak hanya untuk pengembangan internal, tetapi juga agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat disebarluaskan kepada komunitas literasi lainnya,” ujar Nur.

Memasuki sesi inti, materi pertama disampaikan oleh Saviera Zulykha Ajeng, seorang praktisi pewara, penyiar, dan konten kreator literasi kebahasaan. Dalam paparannya tentang pengembangan kapasitas berkomunikasi (public speaking), ia menekankan pentingnya kepercayaan diri, teknik penyampaian pesan, serta kemampuan membangun interaksi yang efektif dengan audiens sebagai kunci keberhasilan dalam mengelola komunitas literasi.

Selanjutnya, Ayu Purbasari dari Rumah Dongeng Mentari membawakan materi tentang perancangan program dan rencana aksi yang inovatif, sederhana, dan berdampak. Peserta diajak untuk menyusun program yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar.

Usai jeda istirahat dan ISAMA, kegiatan dilanjutkan dengan materi tentang perancangan skema kaderisasi dalam komunitas literasi guna menjaga keberlanjutan gerakan literasi. Pada sesi akhir, Heni Wardatur Rohmah dari FTBM Nasional/TBM Mata Aksara menyampaikan materi mengenai perancangan kegiatan kreatif berbasis pembelajaran literasi untuk anak.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta tidak hanya memperoleh wawasan baru, tetapi juga mampu mengimplementasikan hasil pembelajaran serta memperluas dampak gerakan literasi ke berbagai komunitas di daerah masing-masing. (Ajeng)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....