Bahaya Residu Asap bagi Perokok Pasif
- 18 Apr 2026 17:17 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Sekarang ini tidak bisa dipungkiri bahwa rokok sudah menjadi budaya untuk sebagian laki-laki di Indonesia. Tercatat 80 persen perokok adalah laki-laki. “Tidak hanya perokok aktif, tetapi berbahaya juga untuk third hand smoke atau perokok tangan ketiga,” ucap Leurisa Mayangshita dari RSUD Sleman kepada Pro 1 dalam dialog Indonesia Sehat Jumat 17 April 2026.
Risa juga menambahkan dari sebuah penelitian tahun 2019 ada istilah THS, atau third hand smoke atau asap yang didapat oleh pihak ketiga. Penelitian ini secara spesifik membahas residu tentang rokok dan bahaya nikotin. Sisa-sisa zat kimia yang tertinggal itu ternyata menempel. Tidak hanya setelah rokok dimatikan, ternyata 2 bulan setelah rokok mati masih mengandung THS. Orang-orang yang terkena THS ini disebut third hand smoker.
Bisa dikatakan THS adalah perokok pasif sekali. Jauh dari perokok tapi tetap mendapat residu rokok. THS dari perokok memiliki bahaya tersembunyi. Merupakan sebuah partikel padat yang mikroskopis. Tidak bisa dilihat dengan mata secara langsung.
Residu dari rokok bisa menempel di dinding. Jika tidak sengaja terpegang, residu itu bisa masuk tubuh manusia. Perokok yang sudah ganti baju pun residunya tidak bisa hilang 100%. Kulit dan rambut manusia adalah spons alami untuk bahaya residu rokok. Residu rokok bisa meresap melalui kulit dan rambut. Jika terhirup atau masuk ke tubuh bisa menyebabkan gangguan pernafasan, gangguan tumbuh kembang pada anak dan beresiko terkena kanker.
Risa juga memaparkan walau asap rokok sudah mati, sekitar 30 menit sampai 1 jam ke depan ada yang dikenal dengan fenomena of gasping atau residu di dalam nafas. Di dalamnya mengandung zat-zat yang berbahaya terutama derivat dari nikotin itu sendiri. Sehingga berbahaya jika berbicara atau mencium anak kecil.
Cara mudah menghilangkan residu ini adalah dengan mandi, keramas dan gosok gigi. Walau tidak sepenuhnya hilang 100% tetapi upaya ini bisa meminimalisir residu dari rokok.
Dalam penutup dialognya Risa mengatakan tidak ada jaminan anggota keluarga perokok dalam hal ini THS atau third hand smoker tidak terkena residu rokok, Tidak ada pencegahan yang efektif kecuali berhenti merokok.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....