Petugas TPR Parangtritis Kerap Diejek Wisatawan

  • 17 Apr 2026 15:48 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Polemik Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis, Bantul menjadi hal yang menarik perhatian publik. Meski wisatawan yang ingin menuju Gunungkidul sudah tidak ditarik retribusi, sebagian dari mereka justru ada yang mengejek petugas saat melintas.

Salah satu petugas TPR Pantai Parangtritis, Awal, menegaskan jika masyarakat yang akan menuju destinasi wisata di Gunungkidul seperti Obelix, tidak diminta membayar tiket retribusi TPR Pantai Parangtritis. Wisatawan hanya perlu menjelaskan tujuannya kepada petugas TPR.

“Sejak awak April 2026 sudah tidak ada lagi yang ingin ke Gunungkidul, ditarik retribusi. Cukup bilang saja ke petugas jika ingin berwisata ke Gunungkidul, pasti tidak akan ditarik retribusi,” ucapnya, Jumat, 17 April 2026.

Awal mengaku jika kebijakan tersebut menguntungkan petugas di lapangan karena tidak perlu lagi berdebat dengan wisatawan. Namun, aturan tersebut terkadang dimanfaatkan oleh oknum wistawan untuk sengaja menyindir petugas bahkan menggunakan kata-kata yang menyakiti hati.

“Pernah ada sopir yang membawa rombongan wisata ke Obelix bilang ‘saiki meh ditarik pira? Aku meh nyang Obelix (sekarang mau ditarik retribusi berapa? Saya antar wisatawan ke Obelix, red)’. Dan itu diucapkan dengan gestur tubuh yang terlihat menyindir kami,” ujarnya.

Sementara itu, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul, Markus Purnomo Adi, mengaku sudah menerima keluhan dari petugas yang mendapat perkataan yang menyakitkan tersebut. Pihaknya pun meminta kepada petugas di TPR untuk bersabar dan tetap bekerja seperti biasanya.

‎"Saya kira petugas di lapangan sudah sering menghadapi wisatawan yang punya perilaku bermacam-macam. Sembari kita menunggu Kelok 23 dibukan sehingga tidak ada lagi wisatawan yang mengaku ke Gunungkidul tapi aslinya ke Pantai Parangtritis," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....