Jembatan Jatra Winongo Diresmikan, Mempermudah Konektivitas Jetis-Patran
- 16 Apr 2026 20:00 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Pemkab Sleman berupaya untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur. Salah satunya dengan pembangunan Jembatan Jatra Winongo di Kalurahan Sinduadi yang diresmikan, Kamis, 16 April 2026.
Lurah Sinduadi Senen Hariyanto menjelaskan Jembatan Jatra Winongo turut menghubungkan Padukuhan Jetis dengan Padukuhan Patran. Dia menyebut Kondisi jembatan sebelumnya dalam kondisi rusak parah dan menghambat dan membahayakan aktivitas masyarakat.
Dengan diresmikannya Jembatan Jatra Winongo ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas barang dan jasa yang ada di wilayah Kalurahan Sinduadi serta meningkatkan akses ekonomi dan pendidikan bagi warga masyarakat. Senen menambahkan, proyek pembangunan jembatan ini berlangsung selama dua tahap yaitu tahun 2025 dan 2026. Total anggaran mencapai Rp1,6 Miliar yang berasal dari dana APBkal 2025-2026.
Pada tahun 2025 proses pembangunan meliputi perencanaan teknis atau Detailed Engineering Design (DED), pengawasan teknis, dan pelaksanaan konstruksi tahap satu berupa pondasi tumpuan jembatan sampai dengan gelagar lantai.
“Kemudian untuk tahap kedua meliputi akses jembatan untuk pejalan kaki, sepeda motor, dan diharapkan kendaraan roda empat (mobil kecil) dapat lewat, dikecualikan kendaraan truk,” jelas Senen, Kamis, 16 April 2026.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menjelaskan keberadaan jematan ini menjadi wujud nyata dukungan pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur. Menurutnya, pembangunan infrastruktur merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi. Tanpa konektivitas yang baik, tidak akan ada distribusi yang efisien.
Di sisi lain, Harda menyebut jembatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Mulai dari pemerintah, perencana, pelaksana, hingga dukungan masyarakat. Menurutnya, tanpa kebersamaan dan semangat gotong royong, pembangunan jembatan tidak akan terwujud dengan baik. Dia berharap Jembatan Jatra Winongo dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sinduadi.
“Kita ingin akses menjadi lebih mudah, waktu tempuh menjadi lebih efisien, biaya logistik dapat ditekan, dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat meningkat. Di samping itu, jembatan ini juga diharapkan mampu menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat konektivitas antar wilayah, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya,” ujar Harda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....