Pertama di RI, Jemaah Haji DIY Diberangkatkan dengan Embarkasi Berbasis Hotel

  • 15 Apr 2026 14:35 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X bersalaman dengan calon jemaah haji dalam acara pamitan yang digelar di Bangsal Kepatihan, Kantor Gubernur DIY pada Rabu, 14 April 2026. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.30 WIB dan diikuti oleh para calon jemaah haji asal DIY.

Pada musim haji 1447 Hijriah tahun ini, terdapat perbedaan dibanding tahun sebelumnya, yakni penerapan sistem hotel haji. Dengan koordinasi bersama Kementerian Haji dan Umrah RI, Embarkasi DIY kini berbasis di hotel sebagai bagian dari inovasi pelayanan.

Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X ketika membacakan sambutan dari Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menonjolkan inovasi ini. Sri Sultan berharap agar inovasi ini dapat kenyamanan dan kesiapan peserta haji.

“Jemaah haji Daerah Istimewa Yogyakarta musim ini menjadi yang pertama diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta. Dan juga akan merasakan pengalaman baru melalui penerapan model Hotel haji yang merupakan inovasi baru dan yang pertama di Indonesia,” kata KGPAA Paku Alam X.

Widodo, salah seorang petugas haji menjelaskan merupakan sebuah amanah yang luar biasa bagi dirinya. Ia memastikan berbagai persiapan, termasuk mitigasi risiko, telah dilakukan untuk menjamin kelancaran ibadah jemaah di Tanah Suci.

Jemaah muda damping orang tua

Para jemaah, lanjutnya, telah dibekali pengetahuan melalui manasik haji. Selain itu, mereka juga dipetakan berdasarkan kondisi kesehatan dan kebutuhan masing-masing. Ia pun mengimbau para jemaah untuk tetap menjaga kondisi fisik selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

“Karena kalau di Indonesia itu kan udaranya lembab, sementara disana kering. Disaat suhu yang sangat tinggi, ya itu tadi jangan lupa minum dan kemudian mengurangi aktivitas di luar. Kalau bila tidak diperlukan banget, kalau misalnya harus diperlukan banget, maka harus dalam posisi yang sehat,” ucap Widodo.

Seorang jemaah asal Yogyakarta berusia 23 tahun, Ashila Metta, mengaku telah mendaftar haji sejak usia 12 tahun saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Ia menyampaikan rasa bahagia karena akhirnya mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci setelah menunggu selama cukup lama.

“Bahagia sih, tapi ada sedikit pressure-nya juga ya, Karena kan mendampingi orang tua juga . Jadi pengennya bisa fokus ibadah buat diri sendiri tapi juga sambil membersamai senior-senior yang lebih tua dari kami. Semoga bisa saling membantu dan bekerja sama dengan baik,” kata Ashila. (Aryasena)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....