Safari Syawalan Gubernur DIY Jadi Refleksi untuk Tingkatkan Layanan Publik
- 14 Apr 2026 22:14 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Kulon Progo - Exhibition Hall Taman Budaya Kulon Progo (TBK) menjadi lokasi silaturahmi antara jajaran Pemerintah Provinsi DIY dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Senin, 13 April 2026. Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X, didampingi Wakil Gubernur DIY Paku Alam X hadir secara langsung dalam acara Safari Syawalan dan Idulfitri 1447 Hijriah bersama masyarakat setempat.
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menjelaskan kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur DIY merupakan sebuah kehormatan besar sekaligus bentuk perhatian nyata bagi Kulon Progo.
"Ini momentum kehormatan dan kebanggaan kami. Di tengah kesibukannya, Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur masih berkenan meluangkan waktu. Tentu ini menjadi motivasi kami untuk terus bekerja lebih baik dalam melayani masyarakat," ujar Agung.
Agung menuturkan, kegiatan tahunan ini menjadi ajang bermaaf-maafan serta ruang refleksi penting bagi jajaran aparatur sipil negara di Kulon Progo. Harapannya, momentum ini dapat memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memastikan pembangunan berjalan secara berkeadilan.
Agung menambahkan, pentingnya arahan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi DIY. Bimbingan dan wejangan dari Gubernur diharapkan dapat diberikan agar setiap langkah strategis yang diambil Pemkab Kulon Progo tetap selaras dengan visi besar pembangunan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X.menjelaskan pentingnya meninggikan rasa empati serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah dinamika bangsa. Ngarsa Dalem mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meresapi makna Idulfitri sebagai hari kesucian dan kemenangan, sekaligus momen untuk peduli terhadap sesama yang sedang mengalami kesulitan.
Sultan juga menghimbau agar masyarakat tidak melupakan warga yang merayakan Lebaran dalam keterbatasan ekonomi.
"Kita harus meninggikan rasa empati bagi mereka yang merayakannya dalam kesempitan rezeki dan kesukaran hidup, dengan cara sebisa mungkin memberikan sedekah, infak, atau santunan," ujarnya.
Sultan menambahkan, kedekatan diri kepada Tuhan tidak akan sempurna tanpa dibarengi dengan semangat kasih sayang terhadap sesama manusia.
Sultan juga mengingatkan kembali pesan Rasulullah SAW mengenai keutamaan hidup berjemaah. Dengan berkumpul dan bersatu, tali silaturahmi antarumat akan semakin erat dan menjadi pondasi kuat bagi bangsa Indonesia dengan berlandaskan pada Bhineka Tunggal Ika.
"Berjemaah itu rahmat, berpecah belah itu azab. Dengan berjemaah kita saling mengenal sesama umat serta dapat menyambung tali silaturahmi," ucapnya.
Di tengah berbagai cobaan dan dinamika yang dihadapi bangsa, Sultan berharap agar masyarakat terus mengibarkan semangat kebangsaan dan persaudaraan kemanusiaan. Idulfitri harus menjadi momentum untuk menyatupadukan hubungan kasih sayang sebagai satu bangsa yang utuh.
"Secara pribadi maupun Gubernur, saya mengucapkan Selamat Idulfitri Tahun 1447 Hijriah, Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa berkenan melimpahkan berkah rahmat-Nya bagi bangsa kita," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....