Atasi Stunting, Eko Suwanto Kampanyekan Gerakan Gemar Makan Ikan
- 09 Apr 2026 10:44 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Upaya menekan angka stunting terus dilakukan di Kota Yogyakarta. Sinergi Pemda DIY dan Pemerintah Kota, didukung Dinas Kesehatan, Puskesmas, Lurah, PKK, Tim Pendamping Keluarga.
Mendukung program penanganan masalah stunting, Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, bersama Dinas Kelautan dan Perikanan DIY meluncurkan program “Gemar Makan Ikan” sebagai langkah nyata meningkatkan gizi masyarakat.
"Program ini resmi dimulai di RW 6 Kelurahan Muja Muju. Insya Allah saya akan sowan dan silaturahmi di 86 RW, memberikan dukungan nyata kebijakan penyelesaian masalah stunting di Kota Yogyakarta," katanya, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 6 April 2026.
Peluncuran program Gemar Makan Ikan yang dihadiri warga dan kader kesehatan setempat, diisi dengan edukasi gizi, serta pembagian buku resep olahan ikan dan pembagian olahan ikan, untuk mendorong konsumsi protein hewani di masyarakat.
Eko Suwanto menambahkan Program Gemar Makan Ikan diharapkan dapat meningkatkan asupan gizi, terutama bagi balita dan ibu hamil. Selain itu, program ini. Dijelaskan, ikan memiliki kandungan protein, omega-3, dan vitamin yang sangat penting bagi pertumbuhan balita dan anak, juga kesehatan ibu hamil.
Eko Suwanto menambahkan, program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan. Ia juga mengajak agar konsumsi ikan menjadi kebiasaan masyarakat Yogyakarta.
“Kami ajak masyarakat semakin senang mengkonsumsi ikan. Ini sangat penting untuk mencegah stunting dan menciptakan generasi yang sehat dan cerdas,” ucapnya.
Selain edukasi, masyarakat juga diberikan pemahaman tentang cara mengolah ikan agar tetap bergizi dan disukai anak-anak.
Lurah Muja Muju, Iswadi menyambut positif program tersebut. Menurutnya, kegiatan ini membantu para ibu dalam menyiapkan makanan sehat bagi keluarga.
“Program ini sangat membantu, terutama untuk kami para ibu agar lebih kreatif dalam menyiapkan makanan sehat bagi anak,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Tim Pendamping Keluarga Muja Muju, Ibu Amin, menyampaikan bahwa diwilayah RW 6 bantuan gizi juga terus disalurkan melalui posyandu. Hingga saat ini, bantuan berupa telur, susu, dan buah telah diberikan kepada 35 balita, dengan masing-masing posyandu menerima dua bingkisan.
Melalui program ini, pemerintah berharap angka stunting di Kota Yogyakarta dapat terus ditekan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola makan sehat. Gerakan gemar makan ikan pun diharapkan mampu mendorong terwujudnya keluarga sehat dan generasi yang lebih berkualitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....