Harga Plastik Melambung, Pedagang Hadapi Penurunan Omzet
- 08 Apr 2026 12:57 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID., Yogyakarta - Kenaikan harga plastik dalam beberapa waktu terakhir tak lepas dari gejolak di kawasan Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak dunia sebagai bahan baku utama. Kondisi ini berdampak pada naiknya biaya produksi plastik, yang kemudian merambat hingga ke tingkat distribusi dan penjualan di pasar.
Kenaikan harga plastik turut dikeluhkan para pedagang, salah satunya Ali, penjual plastik di Pasar Kranggan. Ia mengaku, dalam beberapa waktu terakhir harga berbagai jenis plastik terus mengalami kenaikan, sehingga membuat daya beli pelanggan menurun. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada penjualan yang sepi, tetapi juga memaksanya menyesuaikan harga di tengah kekhawatiran kehilangan pelanggan.
‘’Hampir setiap seminggu itu mesti naik dua kali, tiga kali. Mesti ada kenaikan. Tapi yang signifikan itu yang plastik kilauan. Itu hampir tiga, dua hari sekali itu mesti naik,’’ katanya kepada RRI Rabu, 8 April 2026. Dampak dari kenaikan harga plastik ini, rupanya membuat omset menurun.
”Itu dari harga kulaknya (belinya) itu Rp12.000 sampai sekarang itu Rp20.000. Penjualannya ya otomatis itu menurun,’’ ujarnya. Tak hanya kenaikan harga yang dirasakan, tapi persaingan antar pedagang plastik juga meningkat. Menurutnya beberapa pedagang yang memiliki stok, masih bisa memberikan harga lama kepada konsumen.
Sementara itu, Martina (42) seorang ibu rumah tangga, mengaku masih akan tetap membeli plastik untuk kebutuhan rumah tangganya. ”Ya, masih membutuhkan dan yang penting sesuai kebutuhan. Kalau untuk plastik sampah tetap bsangat butuh, karena sampah tidak mungkin dibiarkan menumpuk dengan terbuka,’’ katanya. Namun, ia juga tetap berusaha meminimalkan menggunakan plastik bekas untuk sampah.
Kondisi ini pun menjadi tantangan tersendiri bagi para pedagang plastik untuk bertahan di tengah fluktuasi harga yang belum menunjukkan tanda-tanda stabil. Mereka berharap adanya kestabilan harga dalam waktu dekat untuk harga plastik.
Di sisi lain, kenaikan harga plastik juga mendorong sebagian masyarakat untuk mulai mengurangi ketergantungan terhadap plastik sekali pakai. Upaya penggunaan ulang plastik maupun beralih ke alternatif yang lebih ramah lingkungan menjadi pilihan, meskipun belum sepenuhnya mampu menggantikan kebutuhan plastik dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....