Pemkab Sleman Dorong ASN Profesional dan Disiplin Selama WFH
- 07 Apr 2026 09:33 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Pemerintah Kabupaten Sleman tengah mengkaji penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) sebagai tindak lanjut arahan pemerintah provinsi. Kebijakan ini diharapkan tetap berjalan selaras dengan kebutuhan pelayanan publik dan pencapaian target kinerja daerah.
Bupati Sleman Harda Kiswaya, menegaskan bahwa penerapan WFH di wilayahnya akan mengikuti kebijakan dari pemerintah provinsi. Menurutnya, koordinasi antarinstansi menjadi kunci utama agar seluruh program tetap berjalan optimal.
“Prinsipnya kami mengikuti Gubernur. Karena pelayanan harus terkoordinasi, sehingga target-target kegiatan OPD bisa tetap berjalan lancar,” ujar Harda.
Harda menambahkan, hingga saat ini pemerintah daerah masih melakukan pembahasan terkait skema terbaik dalam pelaksanaan WFH. Hal ini termasuk mekanisme pengawasan agar kebijakan tersebut tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
“Kami masih melakukan telaah dan diskusi untuk menentukan rumusan terbaik. Yang penting kami pastikan tidak ada yang terganggu dalam proses pelayanan,” kata Harda.
Selain menjaga kualitas layanan, Harda juga menekankan pentingnya pencapaian target kinerja daerah, termasuk pendapatan asli daerah (PAD). Dia menyebut koordinasi internal maupun dengan instansi vertikal harus tetap diperkuat meski ada penyesuaian pola kerja. Terkait pengawasan, Harda menyebut akan mengacu pada aturan kepegawaian yang sudah ada. ASN diharapkan tetap menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab meski bekerja dari rumah.
“ASN tentu sudah memahami aturan yang berlaku. Intinya, WFH harus tetap dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Di sisi lain, kebijakan WFH juga diharapkan dapat mendorong efisiensi anggaran, termasuk penghematan bahan bakar dan operasional kendaraan dinas. Harda menyebut saat ini pihaknya masih menghitung potensi efisiensi yang dapat dihasilkan dari kebijakan tersebut.
Harda mengimbau seluruh ASN untuk tetap disiplin dan menjaga kinerja selama penerapan WFH. Mekanisme pelaporan kerja akan menjadi salah satu bentuk pengawasan untuk memastikan tugas tetap berjalan sesuai target.
“Pesan saya, WFH harus tetap dijalankan dengan tanggung jawab. Laporan kerja dan tugas harian juga menjadi bagian dari pengawasan,” ucap Harda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....