DIY Punya Ratusan Kalurahan Ramah Disabilitas

  • 07 Apr 2026 10:30 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, sebanyak 110 kalurahan telah menyelenggarakan layanan ramah disabilitas. Program tersebut, mendapat alokasi khusus dari Dana Keistimewaan (Danais).

Upaya ini untuk mempelopori reformasi kalurahan dengan menggunakan Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Tujuannya sebagai instrumen utama untuk mentransformasi tata kelola desa agar lebih inklusif dan partisipatif.

Kepala Urusan Kelembagaan Paniradya Kaistimewaan DIY Eko Suryani mencontohkan layanan Dapur Mucuna Chips, yang dikelola Posbindu Disabilitas. Program tersebut di bawah binaan Puskesmas Sentolo 1 Kabupaten Kulon Progo.

Dapur Mucuna Chips berupa kudapan keripik dari Tempe Benguk, yang diproduksi Kelompok Difabel Desa (KDD) Santika Kaliagung. ”Ini sebagai bukti, difabel mampu berdaya jika diberi ruang dan dukungan," ucapnya,” katanya, Selasa, 7 April 2026.

Lewat upaya ini, Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) melalui program SOLIDER, ingin menguatkan kolaborasi dengan pemerintah. Sehingga, Program Officer SOLIDER Ninik Heca menargetkan, tujuh dimensi kalurahan inklusi bisa tumbuh merata di seluruh wilayah DIY.

”Sinergi ini sangat penting diwujudkan,” katanya. ”Agar tercipta kolaborasi yang lebih erat dan terstruktur antara SIGAB dengan unsur terkait di Pemda DIY.”

Ia juga memastikan, program kerja sama ini untuk memastikan, program pendampingan bagi kelompok difabel tidak hanya bersifat insidental. Namun menjadi bagian dari sistem tata kelola pemerintahan desa yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....