Harga Plastik Kemasan di Sleman Meroket, Kenaikan Tembus 100 Persen
- 07 Apr 2026 07:40 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Harga produk plastik kemasan di Sleman terpantau mengalami kenaikan. Tak tanggung-tanggung, kenaikan harga kemasan plastik tembus hingga 100 persen. Kondisi ini juga terjadi di toko plastik Avia Sleman.
Salah satu penjaga Toko Avia Plastik Ifa Musdalifa menyebut kenaikan harga ini terjadi merata pada semua jenis dan merek plastik kemasan. Kenaikan harga bahkan bisa mencapai dua kali lipat jika dibandingkan dengan harga sebelumnya. Misalnya, plastik kresek yang semula dibanderol Rp 7.500 kini naik menjadi Rp 12.000. Lalu, ada pula plastik bening kiloan yang semula dibanderol Rp 4.000 kini berubah harga menjadi Rp 8.000.
“Kalau plastik untuk kemasan es semula harganya Rp 5.000 naik jadi Rp 9.000,” kata Ifa saat ditemui di Toko Avia Plastik, Selasa, 7 April 2026.
Ifa menambahkan, kenaikan harga plastik kemasan ini sudah terjadi sejak sebelum Ramadan. Perubahan harga plastik ini turut berdampak pada omzet penjualan. Dia menyebut, terjadi penyusutan omzet hingga mencapai 45 persen.
Di sisi lain, kenaikan harga plastik ini menjadikan para konsumen Toko Avia Plastik yang kebanyakan merupakan UMKM turut membeli plastik dalam jumlah banyak sekaligus. Sebab, ada kekhawatiran harga plastik akan kembali naik dalam waktu dekat ini. Ifa berharap, harga plastik bisa normal kembali.
“Kasihan golongan menengah ke bawah dan pelaku UMKM harus mengeluarkan modal lebih banyak lagi,” ucapnya.
Sementara, salah satu pembeli Mursiyem mengaku sangat merasakan mahalnya harga plastik belakangan ini. Dia bukanlah pelaku UMKM, tapi tetap membutuhkan plastik untuk mengemas makanan hajatan. Mursiyem mengatakan, belum lama ini dia terpaksa merogoh kocek hingga jutaan rupiah hanya untuk membeli keperluan kemasan plastik. Meski demikian, mau tidak mau Mursiyem harus tetap membeli plastik lantaran belum ada bahan kemasan alternatif lainnya yang bisa digunakan.
“Harapannya, biar harga plastik turun lagi. Harganya bisa normal lagi,” kata warga Mulungan Wetan ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....